Jumat, 27 Januari 2012

Ibu bertanggung jawab tiga generasi

bahasan ini seakan tidak ada habis habisnya dibicarakan oleh saya dan teman saya.
entah kapa dan dari mana teoatnya saya mendengar istilah
"ibu bertanggung jawab atas tiga generasi"

saya sangat tertarik dengan makna istilah ini, beberapa waktu ini saya sering bertanya pada diri sendiri, ketika melihat perilaku yang agak kurang etis (dimata saya dan mungkin berlaku secara umum) ketika anak kecil atau orang dewasa dengan tanpa merasa berdosa melempar sampah ke jalan, atau ke sembarang tempat. seakan akan ada yang akan bertanggung jawab pada apa yang dia kerjakan (membersihkan sampah itu). alhasil, tumpukan sampah bisa menyebabkan berbagai bencana. selain tidak sedap dipandang mata,m tumpukan sampah juga menggagu keseimbangan lingkungan. lalu kalau begitu siapa yang akan di salahkan? sang anak? sekolahnya? gurunya? lingkunganya? atau sampai pada orang tuanya?

dalam pemikiran saya, sebetulnya yang paling bertanggung jawab adalah sang Ibu.

Bukan saya mengkambing hitamkan kaum saya sendiri, atau ibu ibu didunia. Jadi begini, secara sederhana..seorang wanita akan melahirkan anak, dia akan membesarkannya dan sang anak menghabiskan banyak waktu bersama ibunya. otomatis sang anak dalam melakukan kegiatan sehari hari juga akan meniru apa yang dilakukan sang Ibu. Ibu adalah madrasah bagi anak, apa yang dilakukan Ibu bisa menjadi cermin dari perilaku anak. disadari atau tidak, bagi anak anak mungkin, apabila ibunya melakukan hal hal , kembali ke contoh membuang sampah diatas, apabila ibu membuang sampah dimanapun tempatnya (ini sering sekali saya lihat di tempat umum, dimana sang ibu membuang sampah didepan anaknya), dan dengan mata sang anak melihat kemudian merekam kejadian itu, maka kemungkinan sang anak akan melakukan hal yang sama. sang anak akan berpikir, Ibu saya saja melakukan hal itu, dan tidak apa apa.

dan saya pikir, itu so Ibu tega banget menghancurkan masa depan anaknya sendiri.hmm

karena, sewaktu kecil, saya merekam kejadian kejadian apa yang ibu saya lakukan, ibu saya selalu menyimpan sampah yang dipegangnya ke saku baju, atau ke tas,,dan saya melakukan persis apa yang ibu saya lakukan sampai sekarang.


lalu apa hubunganya dengan tiga generasi?
ilustrasi diatas bisa menggambarkan bagaimana pengaruh ibu kepada perilaku anaknya, tiga generasi disini apabila ada keberlanjutan dari perilaku anak, yang saya maksudkan, apabila tidak ada faktor lingkungan yang bisa mengubah perilaku sang anak, dan kemudian sang anak menularkan kepada generasi selanjutnya. hmm miris kalau begitu

untuk itu, dalam hemat saya, wanita itu bertanggung jawab. apabila ditanya siapa yang harus terlebih dahulu diberi pendidikan untuk memperbaiki bangsa ini, maka jawabannya adalah wanita dan tentu saja calon Ibu. karena ditangganya lah generasi generasi muda ini bisa tercetak menjadi generasi yang mampu menghargai dirinya, keluarganya, lingkungannya termasuk bangsanya.

Ibu lah yang memiliki tugas mendidik anaknya (ayah juga si) terutama anak yang masih dalam masa pertumbuhan. dan ibu pula yang nantinya akan mencetak calon calon ibu yang berkualitas, yang dapat membuat anak anaknya kelak juga memiliki kualitas yang sama bahkan lebih.apalagi dalam era yang seperti ini, dimana teknologi dijadikan acuan sebagai parameter kemajuan. Si Ibu dan calon ibu harus pula "melek" teknologi, berpandangan luas, agar mampu mengawasi anak anak nya.
pendidikan formal bukan hal mutlak disini, karena mendidik anak tidak selalu berhubungan dengan setinggi apa pendidikan sang ibu (formal) tapi seluas apa pengetahuan ibu, dan seterbuka apa pemikiran ibu sehingga bisa memandang semua permasalahan dengan bijaksana

berat ya tugas wanita? hehe Insya Allah semua itu ibadah :))

“Pernah kudengar orang kampung bilang : sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya

(Anak Semua Bangsa, h. 98)”
― Pramoedya Ananta Toer

Minggu, 22 Januari 2012

Moon Over My Obscure Little Town

Stranger
Stranger
Someone stranger

Standing in a mirror
I can’t believe what I see
How much love has been takenaway from me

My heart cries out loud
Everytime I feel lonely in the crowd
Getting you out of my mind
Like separating the wind from the cloud

Afraid
Afraid
I’m so afraid
Of losing someone I never have

Crazy, oh, crazy
Finding reasons for my jealousy

All I can remember
When you left me alone
Under the moon of my obscure little town
As long as I can remember
Love has turned to be as cold as December

The moon over my obscure little town
The moon over my obscure little town

_Andrea Hirata, Padang Bulan (2010), p. 197-199_

Rabu, 18 Januari 2012

-kekuatan hati-

Sudah sejauh ini jarak yang saya tempuh
tetap tidak bisa menemukan apa makna mencari
mungkin..keyakinan bisa jadi suatu jeda
antara saya dan kehidupan di luar sana.

seringkali, lelah mata ini melihat untaian kemewahan
lelah tangan ini menuliskan apa yang akan jadi imbalan
lelah kaki ini menuju sesuatu yang bisa membangkitkan
suatu rasa...menang kalang...atau siapa lebih dari siapa
padahal. tidak semua juga bisa dinilai
dari seberapa jumlah yang kita dapatkan bukan,
tapi lebih lagi dari nilai yang kita terima

tapi

Kadang kesalahan dilakukan
kadang kehilafan yang memang sengaja dibuat
atau tanpa terkendali keluar dari tiap gerakan
kadang termaafkan, kadang tidak bisa dimaklumi.

Ketakutan ketakutan yang tidak seharusnya datang, seringkali datang
keraguan yang terlintas kadang menjadi suatu pegangan. "mungkin saya mampu, tapi..."
bahkan rasa tidak percaya seakan lebih kuat dari segalanya
sepertinya saya tidak terlalu percaya takdir

saat ada yang didapat, saat menang kalah, kesombongan menjadi budaya
orang lain tak tampak sama diamatanya
ada kekurangan dalam tiap tiapnya
seprti membandingkan, saya dengan dia
lalu lengah dan kesempatan yang ada berlalu begitu saja


Astagfirullah...

ampuni hamba ya Robbi

dalam hal ini, seringkali saya lupa
tidak semua hal bisa sepakat dengan kata kata
"manusia tempatnya salah dan lupa"

ada satu pertanda
yang bisa menjadi tolak ukur ketenangan dalam langkah


ucapan sederhana yang menguatkan hati:
"Bismillahirrahmanirahim"

"Alhamdulillah......"





Indahnya..hidup ini ya Allah...

Sabtu, 14 Januari 2012

flying away

ada saatnya

harus melakukan
apa yang tidak ingin
di lakukan
bahkan tidak pernah dipikirkan

ada saatnya
harus bisa memahami
jika
tidak setiap
apa yang diminta
itu memiliki
wujud nyata sama persis dengan apa yang diminta

bisa saja ia berbentuk beda
bahkaan jauuh lebih baik

ada saatnya
bahkan seperti
bermain layang layang
ketika angin besar menyapa
ketika hujan badai tertanda
ketika sudah lelah jari jari
dan sedikit darah

tidak usah dipertahankan
biarkan
layang layang itu
terbang jauh

meskipun
itu adalah layang layang
yang dibuat dengan material
yang sempurna


seperti ada pula saatnya
harus rela melepas
karena
ada luka


dan menjadi tanda.
jangan kembali.







kehilangan
pun bukan akhir dunia
mungkin
itu jawaban dari setiap doa.

-go away-

langkah kaki ini mungkin terlalu jauh
atau mungkin terlalu pelan

rasanya berat
entah karena berat badan saya yang membesar di angka timbangan
atau karena konsep gravitasi yang menahan langkah saya

kalau bukan karena ada yang meminta untuk berhenti sejenak saja
menyempatkan melihat apa yang sudah ditinggalkan
mungkin langkah ini akan terus ke depan
tanpa tentu

"jurang"

saya tau kok ada jurang dalam diseberang sana.
saya juga tau..
kalau ceroboh sedikit saja, saya akan terperosok masuk ke dalamnya
mungkin bahkan saya tidak akan bisa bangun lagi
bahkan mungkin
jejak kaki saya tertinggal oleh angin
dan orang pun hanya sempat mendengar jeritan kecil
tanpa bisa membedakan desau angin atau teriakan
meminta tolong

dan memilih?
lalu memangnya saya harus berjalan pelan pelan ke jurang itu
melintasinya
harus hati hati
karena yang saya jadikan pegangan adalah
diri saya
dan konsep gravitasi yang akan menahan tubuh saya agar tidak terperosok
serta takdir.

ah..
tidak ada pilihan disini.




saya bisa saja kembali lagi
melupakan semua yang saya inginkan
dan membiarkan jejak kaki saya
kabur terbawa angin
dan orang tak akan pernah tahu saya
datang ke dalamnya.


lagi pula
siapa yang akan peduli


ah tentu saja saya harus berterima kasih pada mereka
yang satu persatu dengan caranya
memperingatkan saya
memberi contoh pada saya
bagaimana harus bersikap
memperingatkan saya
bagaimana untuk bisa terus melangkah

mereka, yang sempat saya mengumpat
membiarkan mereka pergi
dan melupakan yang ada
sekarang saya tau
mereka adalah orang orang
yang tiada duanya.


dan tentu saja pada Tuhan.

yang dengan cara Nya..selalu menuntun saya
membiarkan gravitasi kadang lebih besar
sehingga saya bisa tertahan
membiarkan gravitasi terlalu kecil;
sehingga saya bisa berlari mengejar momentum yang tak pernah datang untuk kedua kalinya.



dan membiarkan rasa sakit
itu menjadi senyuman
yang menyejukan hati

meringankan langkah kaki
dan pasti dengan cara Nya
ada petunjuk
kemana saya harus menuju.

Kamis, 12 Januari 2012

Rapuh

-seribu mimpi berjuta sepi..hadir bagai teman sejati
diantara lelahnya jiwa dalam resah dan air mata
ku persambahkan kepada Mu yang terindah dalam hidupmu
meskipun ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepada Mu








namun cinta dalam jiwa hanyalah kepada Mu
maafkan lah bila hati tak sempurna mencintai Mu-

dipopulerkan oleh : Opick

Sabtu, 07 Januari 2012

-me-






am i waiting for you?

Pernahkan saya katakan

menunggu kamu adalah telah menjadi kebiasaan
dalam tiap jeda langkah kaki saya

menunggu kamu adalah menjadi sebuah hobi
ketika saya berkali kali melakukanya
tanpa merasa..menunggu kamu itu membosankan

apa pernah saya bilang
menunggu kamu bukan sebagian lagi dari kencan
menungggu kamu adalah kebutuhan

sampai saat menunggu kamu menjadi sebuat ritual
seringkali saya melakukanya
dengan berbagai prosesi yang saya buat sendirian

sepertti saat ini
menyiapkan page kosong untuk saya keluhkan
betapa kadang
menunggu kamu membuat saya


bahagia




meskipun kadang
ada

sedikit luka.
sepi.

tanpa rasa


-jangan lama lama ya, saya tahu.,..waktu kamu, dan waktu saya terlalu berbeda
kita tak akan pernah sama-

akhirnya jalan jalan 1

beberapa hari yang lalu sebelum liburan natal dan tahun baru tiba
saya dan kawan kawan berpikir keras
yap
gara gara kita mendengar teman-teman kita baik teman Indonesia maupun teman dr negara lain merencanakan liburan keliling beberapa negara.

Perancis, Praha, Italia, Belgia, Denmark, Belanda

iri.. Envi

=.="

kami bertujuh, sekelompok mahasiswa yang terlihat kaya dan bahagia, akan tetapi sebenarnya setiap hari di otaknya memikirkan "aduuh besok makan apa ya, uangnya masih cukup ga ya"
hanya terbengong bengong..Liburan? Luar negeri??

beberapa pertanyaan sering kami lontarkan perihal liburan ke teman teman yang lain, dan beberapa perftanyaan itu juga sering mampir ke kami

" What do you plan in cristmas holiday"
dengan jawaban agak tertekan kami senyum
lalu seperti biasa ratna teman kami menjawab

"I do not have any plan, maybe stay in goettingen"

"oh so you just take a rest a whole day, and do not do anything"
jawab teman sekelas kami itu

seketika mata kami terbelalak miris, 2 minggu stay di Goettingen, guling guling di kasur dan menumpuk lemak.aarrgghh
dan serempak saya dan teman teman lain dengan percaya diri menjawab

" oh no, of course not, we are still thinking any plan to spent our holiday"
dengan senyum bahagia miris, karena sebenernya kita msh ga tau kita mau kemanaa, dengan mempertimbangkan uang di dompet dan ditabungan yang semakin menipis.

dan voila, liburan pun didepan mata, mereka mempersiapkan segepok rencana, dan mewujudkannya di hari libur pertama.kami memandang keberangkatan mahasiswa2 itu dan muka bahagia mereka dengan pikirann"ahhhh paris Im coming"

sedangkan kami...yuhuuu..tebak saja..

setelah berpikir panjang, kami juga tentu tak mau ketinggalan cerita liburan.
lalu kami memutuskan untuk pergi kebeberapa tempat. Kota lebih tepatnya..kota yang belum pernah kami kunjungi.

1. Hanover

pagi pagi kami mempersiapkan bekal untuk pergi ke hanover, dan dengan hati riang kami lari lari mengejar kereta (speerti biasa, mepeettt)

Sampai di hanover, kami girang bukan kepalangg..wooww..akhirnya kami bisa keluar Goettingen
liat saja muka berseri seri kami:


oh iya, hanover itu ibu kota negara bagian niedersachsen, raja George II yang mendirikan universitas Goettingen, juga berkedudukan di Hanover (King of great britain and elector of Hanover). Jadi tidak heran kalau Hanover menjadi kota yang sangat penting di Jerman, karena latar belakang sejarah tersebut. Hanover juga menjadikan wisata khususnya wisata site sejarah dan belanja sebagai daya tariknya. Kata Hanover sendiri bisa diartikan sebagai "high(river)bank" karena terletak di dekat Sungai Leine. meskipun kata itu juga masih jadi kontradiksi karena ada pula yang menyebutkan asal kata dari hanover adalah "Hohe Ufer".


ini site pananda kota :

Gedung Opera "Opera square"

"The synagogue memorial" the memorials of persecution jewish in hanover

Mesin Penghitung penduduk dunia

happy shoping and cristmas market




2. Kassel

Kassel juga merupakan salah satu big city di Germany, meski Kassel tidak masuk ke nieedersachsen. Kassel merupakan kota di Fulda River,Northen Hesse Germany. Di Kassel ini yang menarik adalah, banyak sekali bangunan bersejarah yang bisa kami kunjungi. (meskipun di kota lain di jerman, hampir semuanya ada). Untuk sampai ke tempat bersejarah itu pun, kami tidak perlu repot atau jauh jauh jalan (meskipun dengan santainya kami juga nyasar hahahha)

ada banyak penunjuk nama nama site sejarah yang di pasang di dekat bahn hoff (stasiun) dan di zentrum (pusat kota).

Transportasi, Gereja, dan Pusat Perbelanjaan (KOnig Strasse the main shoping Street





The historycal site, building, and information



Natural History and permanent german theater building musseum, Installlation by Thomas Schutte during documenta IX, 1992.



The Orengarie Kassel, and Museum of physic and astronomy. Marble bath





our photograph activity, during trip hahhaha















besoknya, kami ditanya oleh beberapa orang Indonesia

liburan kemana aja? jalan jalan dong

hahha..lalu dengan bangga kami menjawab.

" Kita ke Hanover dong"

lalu mereka bengong dan langsung tertawaaa

" Ya ampun, kalau ke Hanover sm kassel mah, ga usah liburan panjang


*bersambung....