-teh itu, salah satu caraku mengusir sepi
seperti menari, adalah salah satu caraku menghilangkan sedih-
-coklat itu, salah satu caraku menghibur diri
seperti bernyanyi, salah satu caraku berekspresi-
-memasak itu, salah satu caraku berimajinasi
bukan sekedar itu,,
seperti pisau menjadi eksistensiku
karena memasak tanpa pisau, mana bisa-
--------
lalu menulis?
adalah salah satu caraku berekspresi, berimajinasi, dan mengusir sepi..rasa.
dan kamu?
kamu adalah salah satu inspirasi dalam teh, tarian, nyayian, coklat, dan masakan..
tapi bukan pisau..kan?
dan menulis tentang kamu..
adalah ..
salah salah satu caraku berkomunikasi.
-kamu-
Goettingen, 23 Desember 2011
Jumat, 23 Desember 2011
Selasa, 20 Desember 2011
-ritual pagi-
sudah lama aku tidak menyapa pagi dengan senyuman
sebuah deringan hape dengan lagu yang sama di jam yang sama
dan suara yang sama di seberang sana
"heh bayi..bangun, sholat subuh"
ah..lalu sebentar saja omelannya sudah panjang
kulirik jam, ya ampun baru setengah lima lebih seperempat
dan dia mengomel sudah sepanjang itu
"iya, aku bangun"
jawabku seperti biasa
dengan mata masih terpejam, aku buka kamar
dan ku dengar alunan adzan dan lantunan ayat suci
sejuk
dan kumulai ritual membuka jendela
"kalau pagi itu, buka jendelanya, biar rejekinya masuk"
hahaha...percaya tidak percaya, tapi harus aku percaya
dan aku sudah melakukan itu bertahun tahun
ritual membuka jendela
dan membiarkan udara subuh menyapa
"pokoknya, aku mau segera..jangan lama lama"
kalau sudah begitu aku tau
dia pasti rindu.
sejuk
---------
"anak gadis, ga baik tidur habis subuh"
lalu giliran deringan telpon selanjutnya
dan aku hanya tertawa, mendengar suara yang menyejukan diseberang sana
"tadi abis jalan, biar sehat, latihan ke tanah suci"
dan bibirku pun membentuk sebuah senyuman kecil
membayangkan ekspresi dua orang yang sangat ku sayang
dengan ritual jalan pagi mereka
kadang bersama si kecill
cucu tercinta, yang selalu minta ditemani
setiap pagi
ramai
"ini ada ubi rebus, ada megono, ada....ga pingin pulang?"
canda beliau setiap kali ada kesempatan menelpon
dan sang ibu bicara
"jangan suka menggoda anak gitu ah, kasian"
lalu aku tersenyum
ah
aku tau, seringkali beliau mengatakan makanan
untuk mengatakan
kalau beliau rindu, ingin bertemu.
dan kalau si kakak
hanya bilang
"kamu kemana aja si, di bls dong pesannya, dasar"
hahaha...maafkan kadang lupa
--------------------------------------
deringan bbm seringkali bergetar
kadang penting, kadang maha penting
setiap kali aku melihat
pesan yang masuk
hanya sekedar sapaan
"hei"
"hoi"
atau "oi"
lalu mengalir percakapan di hari itu
tdk hanya pada satu topik
tapi topik topik hangat
seperti majalah gosip
yang mengalir
lalu dia
menutupnya dengan see you
kalian menutupnya
dengan
ati ati,
baik baik ya
sehat sehat
Ping
besok ngepet lagi
ya
kung
besok lagi ya
nong
aku telpon ya
hePing
kemana aja
--------------------------
-selalu ada saja hal sederhana yang membuat aku selalu ingin bertemu-
sebuah deringan hape dengan lagu yang sama di jam yang sama
dan suara yang sama di seberang sana
"heh bayi..bangun, sholat subuh"
ah..lalu sebentar saja omelannya sudah panjang
kulirik jam, ya ampun baru setengah lima lebih seperempat
dan dia mengomel sudah sepanjang itu
"iya, aku bangun"
jawabku seperti biasa
dengan mata masih terpejam, aku buka kamar
dan ku dengar alunan adzan dan lantunan ayat suci
sejuk
dan kumulai ritual membuka jendela
"kalau pagi itu, buka jendelanya, biar rejekinya masuk"
hahaha...percaya tidak percaya, tapi harus aku percaya
dan aku sudah melakukan itu bertahun tahun
ritual membuka jendela
dan membiarkan udara subuh menyapa
"pokoknya, aku mau segera..jangan lama lama"
kalau sudah begitu aku tau
dia pasti rindu.
sejuk
---------
"anak gadis, ga baik tidur habis subuh"
lalu giliran deringan telpon selanjutnya
dan aku hanya tertawa, mendengar suara yang menyejukan diseberang sana
"tadi abis jalan, biar sehat, latihan ke tanah suci"
dan bibirku pun membentuk sebuah senyuman kecil
membayangkan ekspresi dua orang yang sangat ku sayang
dengan ritual jalan pagi mereka
kadang bersama si kecill
cucu tercinta, yang selalu minta ditemani
setiap pagi
ramai
"ini ada ubi rebus, ada megono, ada....ga pingin pulang?"
canda beliau setiap kali ada kesempatan menelpon
dan sang ibu bicara
"jangan suka menggoda anak gitu ah, kasian"
lalu aku tersenyum
ah
aku tau, seringkali beliau mengatakan makanan
untuk mengatakan
kalau beliau rindu, ingin bertemu.
dan kalau si kakak
hanya bilang
"kamu kemana aja si, di bls dong pesannya, dasar"
hahaha...maafkan kadang lupa
--------------------------------------
deringan bbm seringkali bergetar
kadang penting, kadang maha penting
setiap kali aku melihat
pesan yang masuk
hanya sekedar sapaan
"hei"
"hoi"
atau "oi"
lalu mengalir percakapan di hari itu
tdk hanya pada satu topik
tapi topik topik hangat
seperti majalah gosip
yang mengalir
lalu dia
menutupnya dengan see you
kalian menutupnya
dengan
ati ati,
baik baik ya
sehat sehat
Ping
besok ngepet lagi
ya
kung
besok lagi ya
nong
aku telpon ya
hePing
kemana aja
--------------------------
Source: makeyourownmiracles.tumblr.com via Emily on Pinterest
-selalu ada saja hal sederhana yang membuat aku selalu ingin bertemu-
Minggu, 18 Desember 2011
-Lo*e-
God is a good director
so what should we worry?
be apart?
Cannot stay together here?
what should you?
What should I?
we never know...
here...is...me..
there is you
with little life of sanity
akan indah apabila kita meletakan Tuhan diantaranya
if you love someone..let him go, if those things can make him better
-I call you Love-
so what should we worry?
be apart?
Cannot stay together here?
what should you?
What should I?
we never know...
here...is...me..
there is you
with little life of sanity
Source: weheartit.com via Samantha on Pinterest
akan indah apabila kita meletakan Tuhan diantaranya
if you love someone..let him go, if those things can make him better
Source: Uploaded by user via Alle on Pinterest
-I call you Love-
Kami dan Salju
mungkin kalau orang eropa baca ini pasti terheran heran, segitunya amat si pingin liat salju
hahhaa
jadi begini
maklum, saya, teman teman saya, adalah anak anak asia (Indonesia) dimana apabila salju
turun di Indonesia itu mungkin berarti kiamat sudah dekat #sigghh
dari awal kami datang ke Eropa, kami semua mempersiapkan diri demi melihat salju dan merasakan dinginya salju, sesuatu yang dalam dua puluh sekian tahun kehidupan kami belum pernah kami lihat sebelumnya. Selama eksistensi kami sebagai manusia, hidup di negara tropis dengan dua iklim.
dan gosip gosip winter sudah kami dengar sejak sebulan lalu, kami menunggu waktu tibanya menikmati momen pertama melihat salju, memegangnya dan berencana menjadikannya es campur
hahhaha
kami sampai bertanya kepada orang jerman yang kami kenal, bagaimana rasanya salju, kapan salju turun dan sebagainya.sampai mereka berkomentar, "tenanf saja, kalian akan merasakan gelapnya hari sampai beberapa bulan ke depan:))"
dan yang paling keramat dari salju adaah
entah bagaimana, kami mendeclarasikan keterlambatan beasiswa karena menunggu salju turun, keterlamatan salju turun (harusnya turun awal desember) menunggu beasiswa kami ahhaha
hubungannya mungkin sulit di gambarkan dengan angka, grafik maupun logika matematik
atau mungkin karena kami suadah tidak bisa logis lagi dalam hal ini entahlah
dan ini lho eksistensi salju
berasa banget..apalagi tadi kami ketemu dengan si "pemberi" beasiswa..semoga kabar baik segera datang..Bukanya kami percaya pertanda
hahhaa
jadi begini
maklum, saya, teman teman saya, adalah anak anak asia (Indonesia) dimana apabila salju
turun di Indonesia itu mungkin berarti kiamat sudah dekat #sigghh
dari awal kami datang ke Eropa, kami semua mempersiapkan diri demi melihat salju dan merasakan dinginya salju, sesuatu yang dalam dua puluh sekian tahun kehidupan kami belum pernah kami lihat sebelumnya. Selama eksistensi kami sebagai manusia, hidup di negara tropis dengan dua iklim.
dan gosip gosip winter sudah kami dengar sejak sebulan lalu, kami menunggu waktu tibanya menikmati momen pertama melihat salju, memegangnya dan berencana menjadikannya es campur
hahhaha
kami sampai bertanya kepada orang jerman yang kami kenal, bagaimana rasanya salju, kapan salju turun dan sebagainya.sampai mereka berkomentar, "tenanf saja, kalian akan merasakan gelapnya hari sampai beberapa bulan ke depan:))"
dan yang paling keramat dari salju adaah
entah bagaimana, kami mendeclarasikan keterlambatan beasiswa karena menunggu salju turun, keterlamatan salju turun (harusnya turun awal desember) menunggu beasiswa kami ahhaha
hubungannya mungkin sulit di gambarkan dengan angka, grafik maupun logika matematik
atau mungkin karena kami suadah tidak bisa logis lagi dalam hal ini entahlah
dan ini lho eksistensi salju
Source: weheartit.com via Julia on Pinterest
Quoted today
First time I saw it, I wonder that its very inspiring site..
I found many cute fun and inspiring stuff there..weww....
maybe my desire to make a picture "melukis" gonna be real today
by this picture
love it!
I found many cute fun and inspiring stuff there..weww....
maybe my desire to make a picture "melukis" gonna be real today
by this picture
love it!
Source: iamsammieandiwillbethin.tumblr.com via Cher on Pinterest
Sabtu, 17 Desember 2011
ingin melukis
ingin melukis
bukan merangkai
akan susah menyusun sesuatu yang berurutan
ingin melukis
bukan menyanyi
akan susah untuk mengingat nada...sumbang.
ingin melukis
bukan menari
irama itu, tak sesuai langkah..terlalu lambat.
pelan.
ingin melukis
bukan bermusik
nada nada indah itu, tak akan sama
jika jemari ini yang memainkanya
ingin melukis
sekaligus
menari
sekaligus bernyanyi
sekaligus merangkai
sekaligus
bermusik
biar berwarna, biar bernada, biar tersusun,
biar bermakna, biar sempurna
nah kan...oportunis.
lalu..
canvas sudah ada
pensil sudah ada
lalu
menunggu objeknya.
lama
-baiklah sekarang aku mengalah
aku tuliskan saja disini ya
cuma ini caraku bercerita
berbagi rasa
besok
aku ingin melukis.
aku janji.
Goettingen, 18 December 2011
bukan merangkai
akan susah menyusun sesuatu yang berurutan
ingin melukis
bukan menyanyi
akan susah untuk mengingat nada...sumbang.
ingin melukis
bukan menari
irama itu, tak sesuai langkah..terlalu lambat.
pelan.
ingin melukis
bukan bermusik
nada nada indah itu, tak akan sama
jika jemari ini yang memainkanya
ingin melukis
sekaligus
menari
sekaligus bernyanyi
sekaligus merangkai
sekaligus
bermusik
biar berwarna, biar bernada, biar tersusun,
biar bermakna, biar sempurna
nah kan...oportunis.
lalu..
canvas sudah ada
pensil sudah ada
lalu
menunggu objeknya.
lama
Source: atomicblonde.tumblr.com via Mari on Pinterest
-baiklah sekarang aku mengalah
aku tuliskan saja disini ya
cuma ini caraku bercerita
berbagi rasa
besok
aku ingin melukis.
aku janji.
Goettingen, 18 December 2011
Senin, 12 Desember 2011
Dia sahabat
Minggu, 11 Desember 2011
Berdamai dengan pilihan
kadang kala, kita hidup dihadapkan pada banyak pilihan, sering kan mendengar istilah "hidup itu pilihan"
dari mulai pilihan baju, pilihan pensil, buku, sekolah bahkan yang terberat adalah pilihan jalan hidup.
kita memilih, bukan saja karena ingin yang terbaik, terhebat, termegah...tapi karena beberapa alasan yang terkadang bukan keinginan kita. kata lain, terpaksa.mungkin banyak yang mengatakan pilihan datang karena kemungkinan terbaik yang bisa kita punya...pilihan menantukan nasib kita,
kalau yang itu saya setuju.
kadang, pilihan bisa sangat mudah untuk di tentukan, apabila kita sudah punya cerita dari masing masing hal yang kita pilih. tapi pilihan juga bisa sangat membebani hati, apabila beberapa opsi yang harus kita pilih, mungkin bukan apa yang kita inginkan. Kadang juga, pilihan jatuh pada apa yang di sebut "tidak ada pilihan lain" #sigghhh
dan istilah, setiap pilihan ada resikonya. ya itu benar, kalau dalam teori ekonomi, mungkin kita pernah mengenal istilah oppportunity cost. bayaran atas sebuah pilihan yang dibuat, biaya korbanan untuk sesuatu yang kita tinggalkan sebelumnya. untuk pekerjaan contohnya, memilih bekerja kantoran, resikonya adalah waktu yang tdk bisa kita atur,akan tetapi, kita bisa safe dengan kondisi keuangan. bekerja wiraswasta resikonya adalah uang yang kadangkala datang tak menentu, akan tetapi eksistensi dan waktu bisa kita kendalikan. yah...itu pilihan.
Teman teman saya sering mengeluhkan tentang pilihan pekerjaan mereka, kadang dalam tampak muka (emnurut saya) pekerjaan mereka adalah luar biasa, bayangkan, mereka harus berkompetisi dengan puluhan bahkan ratusan orang untuk mendapatkan pekerjaan itu. bergengsi. perusahaan besar.bergaji besar.karir pasti. apa lagi? tapi ternyata, setelah beberapa bulan bekerja, seringkali ada keluhan yang mampir dr bibir mereka. bosan.capek. ingin gaji yang lebih besar.tidak nyaman. tidak cocok. kadang saya habis pikir, bagaimana bisa. padahal disetiap kontrak dan jobdesk lowongan pekerjaan jelas jelas disebutkan jenis pekerjaanya. huuftt..mungkin karena saya tidak pernah mengalami hal seperti mereka hahaha...(kelihatannya). kadang teman saya juga berpikir "kamu enak ya, sekolah s2, gratis pula, ga mikir kerjaan" aahh padahal semua kembali ke pilihan, hanya waktu yang menundanya. nanti juga saya akan merasakan hal yang sama.
ahahha....mungkin kalau keluhan kami disatukan, pasti serba salah. teman teman saya mengeluh capek karena ritme kerja, sedangkan saya, mengeluh capek karena bosan menunggu waktu kapan saya bisa bekerja, mereka tidak tau betapa irinya saya atas apa yang mereka punya, dunia yang berbeda.
dan saat itu saya sadar. ternyata..tidak ada yang sempurna dalam hidup ini. semua tampak lebih baik dari apa yang dia punya atas pilihan yang sudah dibuat. selalu ada yang cacat dari setiap pilihan.
yang sempurna adalah orang orang yang bersyukur. karena mereka selalu menikmati setiap apa yang mereka jalani, menjalani dengan ikhlas, dan mensyukuri setiap "cost" yang mereka harus terima.
kita belajar. saya? tentu. meski kalau saat rasa bosan dan sepi datang, saya juga ingin berlari pergi. menemukan apa yang saya cari, kadang saya merasa.mempunyai dunia lain yang ingin saya ciptakan dari keinginan. saya kehilangan banyak hal atas apa yang saya pilih, prestasi, pengalaman, kesempatan, teman,keluarga.kebersamaan dan waktu. tapi itu hanya karena saya, yang mungkin kurang bersyukur.
ternyata
pilihan berharga mahal adalah cita cita. dan komitmen untuk meraihnya.
maka belajar berdamai dengan pilihan adalah hal terberat sekaligus jalan keluar :))
"its does not matter what you go trough, but you get from what you go trough. Never give Up. There is hope for you -Wliiam Ankrah-
Only the mind can make the right decisions, but undeniably. the heart decides for your happiness even when its wrong #ihatequotes
dari mulai pilihan baju, pilihan pensil, buku, sekolah bahkan yang terberat adalah pilihan jalan hidup.
kita memilih, bukan saja karena ingin yang terbaik, terhebat, termegah...tapi karena beberapa alasan yang terkadang bukan keinginan kita. kata lain, terpaksa.mungkin banyak yang mengatakan pilihan datang karena kemungkinan terbaik yang bisa kita punya...pilihan menantukan nasib kita,
kalau yang itu saya setuju.
kadang, pilihan bisa sangat mudah untuk di tentukan, apabila kita sudah punya cerita dari masing masing hal yang kita pilih. tapi pilihan juga bisa sangat membebani hati, apabila beberapa opsi yang harus kita pilih, mungkin bukan apa yang kita inginkan. Kadang juga, pilihan jatuh pada apa yang di sebut "tidak ada pilihan lain" #sigghhh
dan istilah, setiap pilihan ada resikonya. ya itu benar, kalau dalam teori ekonomi, mungkin kita pernah mengenal istilah oppportunity cost. bayaran atas sebuah pilihan yang dibuat, biaya korbanan untuk sesuatu yang kita tinggalkan sebelumnya. untuk pekerjaan contohnya, memilih bekerja kantoran, resikonya adalah waktu yang tdk bisa kita atur,akan tetapi, kita bisa safe dengan kondisi keuangan. bekerja wiraswasta resikonya adalah uang yang kadangkala datang tak menentu, akan tetapi eksistensi dan waktu bisa kita kendalikan. yah...itu pilihan.
Teman teman saya sering mengeluhkan tentang pilihan pekerjaan mereka, kadang dalam tampak muka (emnurut saya) pekerjaan mereka adalah luar biasa, bayangkan, mereka harus berkompetisi dengan puluhan bahkan ratusan orang untuk mendapatkan pekerjaan itu. bergengsi. perusahaan besar.bergaji besar.karir pasti. apa lagi? tapi ternyata, setelah beberapa bulan bekerja, seringkali ada keluhan yang mampir dr bibir mereka. bosan.capek. ingin gaji yang lebih besar.tidak nyaman. tidak cocok. kadang saya habis pikir, bagaimana bisa. padahal disetiap kontrak dan jobdesk lowongan pekerjaan jelas jelas disebutkan jenis pekerjaanya. huuftt..mungkin karena saya tidak pernah mengalami hal seperti mereka hahaha...(kelihatannya). kadang teman saya juga berpikir "kamu enak ya, sekolah s2, gratis pula, ga mikir kerjaan" aahh padahal semua kembali ke pilihan, hanya waktu yang menundanya. nanti juga saya akan merasakan hal yang sama.
ahahha....mungkin kalau keluhan kami disatukan, pasti serba salah. teman teman saya mengeluh capek karena ritme kerja, sedangkan saya, mengeluh capek karena bosan menunggu waktu kapan saya bisa bekerja, mereka tidak tau betapa irinya saya atas apa yang mereka punya, dunia yang berbeda.
dan saat itu saya sadar. ternyata..tidak ada yang sempurna dalam hidup ini. semua tampak lebih baik dari apa yang dia punya atas pilihan yang sudah dibuat. selalu ada yang cacat dari setiap pilihan.
yang sempurna adalah orang orang yang bersyukur. karena mereka selalu menikmati setiap apa yang mereka jalani, menjalani dengan ikhlas, dan mensyukuri setiap "cost" yang mereka harus terima.
kita belajar. saya? tentu. meski kalau saat rasa bosan dan sepi datang, saya juga ingin berlari pergi. menemukan apa yang saya cari, kadang saya merasa.mempunyai dunia lain yang ingin saya ciptakan dari keinginan. saya kehilangan banyak hal atas apa yang saya pilih, prestasi, pengalaman, kesempatan, teman,keluarga.kebersamaan dan waktu. tapi itu hanya karena saya, yang mungkin kurang bersyukur.
ternyata
pilihan berharga mahal adalah cita cita. dan komitmen untuk meraihnya.
maka belajar berdamai dengan pilihan adalah hal terberat sekaligus jalan keluar :))
"its does not matter what you go trough, but you get from what you go trough. Never give Up. There is hope for you -Wliiam Ankrah-
Only the mind can make the right decisions, but undeniably. the heart decides for your happiness even when its wrong #ihatequotes
Sabtu, 03 Desember 2011
Kabar Palsu a.ak.a Gosip
Gosip?
salah satu acara terfaforit yang saya bahkan sebagian besar perempuan menontonnya seperti
para bisnismen menonton berita ttg ekonomi di pagi hari.
bahkan, ketika membuka halaman suatu situs berita online, yang membuat menarik pertama kali adalah gosip :))
padahal kalau di pikir, gosipin artis apa pentingnya si, kadang kadang juga gak meaning gosipnya, masa cuman artis kesandung aja, gosipnya apaan tau. apa lagi kadang kadang pemberitaannya berulang ulang setiap hari, pemberitaan perceraian, gaya terbaru, bulu mata antai badai dan jambul katulistiwa (yeaahh ritee...sampai bosen sayah)
saya pikir si gosip ga cuman di inpotemen aja yah, beberapa waktu ini saya menjadi korban gosip (yeaahh rite, berasa artis terkenal saya). bukan karena asmara saya yang diumbar di inpotemen, bukan pula karena kenaikan berat badan saya yang drastis, dan kemudian saya di tuduh berbadan dua, apalagi operasi plastik (yeaaahh rite)
jadi (masih) tentang "keberlangsungan hidup" saya di negeri orang ini (baca tulisan sebelumnya dgn judul winter dan yang ditunggu tdk datang datang) disitu sudah jelas sekali terpampang jumlah besaran utang kami.
jadi gosip yang beredar diantara kami kami ini, "student" yang masih degdegan menunggu gosip kapan "yangpalingditunggu" datang adalah, "it" akan datang pada bulan oktober, lalu kemudian di ralat akhir November, kami sudah bahagia jingkrak jingkrak tuh, daftar belanjaan sudah kami susun, daftar kunjungan ke kota sebelah dan jalan melihat situs sejarah sudah kami rencanakan. mendekati akhir bulan, kami sudah rajin rahin mengecek rekening.
dan voila
kabar baik akhirnya datang
yah, sebuah pemberitaan resmi mengatakan :
"it" akan datang minggu kedua bulan desember, bukan berarti kami bisa menerima bulan desember ya, hmm...yah..seperti diketahui banyak orang, "it" akan turun melewati berbagai macam institusi, dan kadang ni , kadang aja lho kalau sudah bertem yang namanya birokrasi, si "it" suka mundur waktunya, jadi kemungkinan besar akhir desember baru masuk rekening kita.
Tapi, setelah gosip akhir november tidak terbukti, dan membuat hati kami hancur berkeping keping #siigghhhhhhh...kami tidak lagi berani percaya gosip seresmi apapun itu, kami menetapkan. januari sebagai bulan sakral.
sAmpai Januari belum turun berarti...kami demo bakar bakar ban, pakai coat atau baju dingin berbahan karpet, dan makan kertas :((
Deklarasi Gosip.
Goettingen, 3 Desember 2011.
salah satu acara terfaforit yang saya bahkan sebagian besar perempuan menontonnya seperti
para bisnismen menonton berita ttg ekonomi di pagi hari.
bahkan, ketika membuka halaman suatu situs berita online, yang membuat menarik pertama kali adalah gosip :))
padahal kalau di pikir, gosipin artis apa pentingnya si, kadang kadang juga gak meaning gosipnya, masa cuman artis kesandung aja, gosipnya apaan tau. apa lagi kadang kadang pemberitaannya berulang ulang setiap hari, pemberitaan perceraian, gaya terbaru, bulu mata antai badai dan jambul katulistiwa (yeaahh ritee...sampai bosen sayah)
saya pikir si gosip ga cuman di inpotemen aja yah, beberapa waktu ini saya menjadi korban gosip (yeaahh rite, berasa artis terkenal saya). bukan karena asmara saya yang diumbar di inpotemen, bukan pula karena kenaikan berat badan saya yang drastis, dan kemudian saya di tuduh berbadan dua, apalagi operasi plastik (yeaaahh rite)
jadi (
jadi gosip yang beredar diantara kami kami ini, "student" yang masih degdegan menunggu gosip kapan "yangpalingditunggu" datang adalah, "it" akan datang pada bulan oktober, lalu kemudian di ralat akhir November, kami sudah bahagia jingkrak jingkrak tuh, daftar belanjaan sudah kami susun, daftar kunjungan ke kota sebelah dan jalan melihat situs sejarah sudah kami rencanakan. mendekati akhir bulan, kami sudah rajin rahin mengecek rekening.
dan voila
kabar baik akhirnya datang
yah, sebuah pemberitaan resmi mengatakan :
"it" akan datang minggu kedua bulan desember, bukan berarti kami bisa menerima bulan desember ya, hmm...yah..seperti diketahui banyak orang, "it" akan turun melewati berbagai macam institusi, dan
Source: weheartit.com via Katie on Pinterest
Tapi, setelah gosip akhir november tidak terbukti, dan membuat hati kami hancur berkeping keping #siigghhhhhhh...kami tidak lagi berani percaya gosip seresmi apapun itu, kami menetapkan. januari sebagai bulan sakral.
sAmpai Januari belum turun berarti...kami demo bakar bakar ban, pakai coat atau baju dingin berbahan karpet, dan makan kertas :((
Deklarasi Gosip.
Goettingen, 3 Desember 2011.
Senin, 28 November 2011
Pernah merasa addict sama suatu hal?
kalau saya?
jangan ditanya deh
addictif saya sama sesuatu memang kadang agak parah dan tidak masuk akal.dan kadang tanpa alasan.
dulu..ya jaman dahulu kala, jaman purba, ketika saya masih remaja, saya sukaa sekali sama Winnie the pooh, sampai sampai saya menyebut diri saya pie-pooh hahha alay kan, iyaah begitulah. entah kenapa saya menyukai tokoh kartun satu itu. ga ada alasan yang jelas, dan bagaimana asal muasalnya.
Bapak mamah saya sampai membuatkan lukisan pooh di pintu kamar mandi, di pintu lemari. hahahah..
dan satu lagi hal aneh yang terjadi, tiap kali saya suka sukaan sm orang (iya pacaran maksudnya) pooh selalu saya jadikan icon orang yang saya suka (pacar saya waktu itu) haha kasian ya dia, mau maunya saya samakan sama beruang.
kalau pooh itu tokoh kartun, saya pernah hampir kena "sakit jiwa" karena kena penyakit obsesif kompulsif akut sama orang. (ini sebutan saya ambil dari istilah yang sering teman saya gunakan)
yah...orang tentu bertanya seberapa istimewa orang itu. Pernah saya mengumpulkan semua benda yang dia suka, novel, artikel, buku, nama tokoh, sampai sampai saya terobsesi sm kota dan universitas tempat dia belajar. setiap kali mendengar nama kota itu disebut, perasaan saya langsung excited tingkat tinggi, apalagi kalau disebut jurusan dan hobi dia. Kalau teman teman di kampus dulu sering ngecengin orang "dia ganteng yah, si ini cakep banget tau, si itu keren" nah saya, boro boro mikir si A B C ganteng, pokoknya di mata saya, ga ada yang lain. Dia. titik.
sampai orang orang terdekat saya khawatir, saya sakit jiwa hahah..(yah ga separah itu si)
kalau sekarang dipikir pikir, ah segitunya amat yah...padahal saya masih mudaaa...masih terlalu muda..#sigghhhhhhh...nyesel? ahhh..ahahha...jujur kadang.
Harry potter, the lord of the rings, Rectoverso, perahu kertas, miko, bintang hidupku BIP, full house.. nah kalau yang ini adalah beberapa buku cerita dan film yang ga pernah bosen aku denger, baca, dan tonton. hampir ga ada alasan. pokoknya sukaaa..dari pandangan pertama, kedua dan seterusnya hehhehe
tapi...
ad yang lebih lebih lagi, dia.kamu.dia.kamu..ah kata gantinya ga seru. pokoknya itu. kalau tanya alesan? saya ga tau, ga ada alesan.
I cannot quit you
You are a drug,
I'm still lonely with you
You're not in love,
But I still need to
Hold on to you
What have I gotten into?
Everytime I get a taste of you
It keeps me wanting more
Yeah, I suffocate from all the words
You said to me before
It seems as though you speak to me
As if it isn't sure
I know I fight for something
but what am I fighing for?
_secondhand serenade-drug-
kalau saya?
jangan ditanya deh
addictif saya sama sesuatu memang kadang agak parah dan tidak masuk akal.dan kadang tanpa alasan.
dulu..ya jaman dahulu kala, jaman purba, ketika saya masih remaja, saya sukaa sekali sama Winnie the pooh, sampai sampai saya menyebut diri saya pie-pooh hahha alay kan, iyaah begitulah. entah kenapa saya menyukai tokoh kartun satu itu. ga ada alasan yang jelas, dan bagaimana asal muasalnya.
Bapak mamah saya sampai membuatkan lukisan pooh di pintu kamar mandi, di pintu lemari. hahahah..
dan satu lagi hal aneh yang terjadi, tiap kali saya suka sukaan sm orang (iya pacaran maksudnya) pooh selalu saya jadikan icon orang yang saya suka (pacar saya waktu itu) haha kasian ya dia, mau maunya saya samakan sama beruang.
kalau pooh itu tokoh kartun, saya pernah hampir kena "sakit jiwa" karena kena penyakit obsesif kompulsif akut sama orang. (ini sebutan saya ambil dari istilah yang sering teman saya gunakan)
yah...orang tentu bertanya seberapa istimewa orang itu. Pernah saya mengumpulkan semua benda yang dia suka, novel, artikel, buku, nama tokoh, sampai sampai saya terobsesi sm kota dan universitas tempat dia belajar. setiap kali mendengar nama kota itu disebut, perasaan saya langsung excited tingkat tinggi, apalagi kalau disebut jurusan dan hobi dia. Kalau teman teman di kampus dulu sering ngecengin orang "dia ganteng yah, si ini cakep banget tau, si itu keren" nah saya, boro boro mikir si A B C ganteng, pokoknya di mata saya, ga ada yang lain. Dia. titik.
sampai orang orang terdekat saya khawatir, saya sakit jiwa hahah..(yah ga separah itu si)
kalau sekarang dipikir pikir, ah segitunya amat yah...padahal saya masih mudaaa...masih terlalu muda..#sigghhhhhhh...nyesel? ahhh..ahahha...
Harry potter, the lord of the rings, Rectoverso, perahu kertas, miko, bintang hidupku BIP, full house.. nah kalau yang ini adalah beberapa buku cerita dan film yang ga pernah bosen aku denger, baca, dan tonton. hampir ga ada alasan. pokoknya sukaaa..dari pandangan pertama, kedua dan seterusnya hehhehe
tapi...
ad yang lebih lebih lagi, dia.kamu.dia.kamu..ah kata gantinya ga seru. pokoknya itu. kalau tanya alesan? saya ga tau, ga ada alesan.
I cannot quit you
You are a drug,
I'm still lonely with you
You're not in love,
But I still need to
Hold on to you
What have I gotten into?
Everytime I get a taste of you
It keeps me wanting more
Yeah, I suffocate from all the words
You said to me before
It seems as though you speak to me
As if it isn't sure
I know I fight for something
but what am I fighing for?
_secondhand serenade-drug-
Selasa, 22 November 2011
winter dan "si yang sangat ditunggu tapi telat datang"
Judulnya emang agak ga nyambung si
hahha...takut terlalu frontal kalau saya bilang, sponsor saya agaknya lupa kalau
saya dan teman teman saya sekarang ini berada di luar negeri yang jauuuuhhhhhhhnya lebih dari sejuta langkah kaki gajah dari Negeri tercinta indonesia,
dimana kalau kita kekurangan uang, masih bs ngutang sana sini...#siigghhhhh
jadi..sudah dua bulan terhitung sejak bulan oktober kami berada di negeri ini,,
jauh dari orang tua, saudara, handai tolan, ga bisa makan ikan asin,oncom (huuuhhhmmmm..)
tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan
awalnya, kami agak tenang, karena dalam guarantee letter yang kami terima, disebutkan sejumlah uang yang lebih dari cukup yang akan kami terima. tapi agaknya kami terlalu euforia dengan jumlah, tanpa tanya kapan uang itu akan turun.
Jadi, sampai detik ini,. belum adakabar beritaaa :((
dan hubungannya dengan winter??
winter berarti musim dingin. musim dingin berarti dingiiinn (hehhe) ya kalau dingin berarti kami banyak membutuhkan barang dan sesuatu yang kami beli.
blm lagi kebutuhan pokok seperti makan, sewa rumah, bayar asuransi, dll..
utang??
ahh....dua bulan kami disini hidup ditopang oleh hutang..#sigghhh mungkin kalau kami hitung jumlahnya cukup fantastis
1. 1200 euro
2. 450 euro
1650 euro
kalau di kalkulasi, katakan satu euro kursnya 12300 rupiah. maka hampir 20 JUTAAA!!!!
kalau pake renternir sekarang kami udah dalam masa pengejaran renternir ini,.
untung pihak yang memberi pinjaman baiiikk hatiii (hehehh). semua uang itu habis untuk tuition fee 483 euro satu kali,rumah 2x157 euro, asuransi 2x37 euro, komunikasi 2x22 euro, residen permit 100 euro, blm tiket kereta beberapa kali,
untunglah kami masih tetap bahagia hahah
liat aja catatan hari hari kami :
1. kami masih bisa liburan ahhahahha
2. dengan senang hati kami menghadiri setiap undangan makan gratissss :))
3. "enak ya jalan jalan trus?".....#padahalitudisebelahapartemen
4. ini yang bisa membuat kami bertahan hidup. Reskuker, kompor, panci, telur, beras, dan ikan satu untuk berdua. ayam hanya paha. daging setengah kilo untuk dua kali makan (4 orang)
tapi kami masih bisa bersukur menemukan ini :
satu hal lagi :
kami tidak pernah makan di mensa! ooooohhh noooo
dan sampai saat ini ada lebih dari 10 barang yang ingin kami beli. yang nomor 1 adalah TEFLON!
semoga dalam minggu ini ada kabar berita.
hahha...takut terlalu frontal kalau saya bilang, sponsor saya agaknya lupa kalau
saya dan teman teman saya sekarang ini berada di luar negeri yang jauuuuhhhhhhhnya lebih dari sejuta langkah kaki gajah dari Negeri tercinta indonesia,
dimana kalau kita kekurangan uang, masih bs ngutang sana sini...#siigghhhhh
jadi..sudah dua bulan terhitung sejak bulan oktober kami berada di negeri ini,,
jauh dari orang tua, saudara, handai tolan, ga bisa makan ikan asin,oncom (huuuhhhmmmm..)
tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan
awalnya, kami agak tenang, karena dalam guarantee letter yang kami terima, disebutkan sejumlah uang yang lebih dari cukup yang akan kami terima. tapi agaknya kami terlalu euforia dengan jumlah, tanpa tanya kapan uang itu akan turun.
Jadi, sampai detik ini,. belum adakabar beritaaa :((
dan hubungannya dengan winter??
winter berarti musim dingin. musim dingin berarti dingiiinn (hehhe) ya kalau dingin berarti kami banyak membutuhkan barang dan sesuatu yang kami beli.
blm lagi kebutuhan pokok seperti makan, sewa rumah, bayar asuransi, dll..
utang??
ahh....dua bulan kami disini hidup ditopang oleh hutang..#sigghhh mungkin kalau kami hitung jumlahnya cukup fantastis
1. 1200 euro
2. 450 euro
1650 euro
kalau di kalkulasi, katakan satu euro kursnya 12300 rupiah. maka hampir 20 JUTAAA!!!!
kalau pake renternir sekarang kami udah dalam masa pengejaran renternir ini,.
untung pihak yang memberi pinjaman baiiikk hatiii (hehehh). semua uang itu habis untuk tuition fee 483 euro satu kali,rumah 2x157 euro, asuransi 2x37 euro, komunikasi 2x22 euro, residen permit 100 euro, blm tiket kereta beberapa kali,
untunglah kami masih tetap bahagia hahah
liat aja catatan hari hari kami :
1. kami masih bisa liburan ahhahahha
2. dengan senang hati kami menghadiri setiap undangan makan gratissss :))
3. "enak ya jalan jalan trus?".....#padahalitudisebelahapartemen
4. ini yang bisa membuat kami bertahan hidup. Reskuker, kompor, panci, telur, beras, dan ikan satu untuk berdua. ayam hanya paha. daging setengah kilo untuk dua kali makan (4 orang)
tapi kami masih bisa bersukur menemukan ini :
satu hal lagi :
kami tidak pernah makan di mensa! ooooohhh noooo
dan sampai saat ini ada lebih dari 10 barang yang ingin kami beli. yang nomor 1 adalah TEFLON!
semoga dalam minggu ini ada kabar berita.
Senin, 14 November 2011
detik tak bertepi
Kamu selalu bertanya
apa yang aku punya
apa yang tidak aku punya
dan kamu terlalu banyak memberikan
lalu.
aku bertanya
apa yang kamu punya?
dan aku terkadang ingin banyak meminta
waktu.
yang tidak pernah kita punya.
dan terlalu sering banyak diminta.
Ada rindu bersama waktu
rindu itu hadir,
sewaktu waktu
tanpa diminta
tanpa sengaja
kamu.
ada rindu.
mungkin..tak kan tersampaikan
karena semua
rahasia
waktu
ruang
dan kamu.
kadang, ada harap ingin tau
kapan detik itu akan berhenti
namun kata kamu
tunggu lah saja
karena
waktu kita bagai detik tak bertepi.
lelah.
ingin sebentar saja berhenti
"kalau kamu itu ada, sudah lebih dari cukup.
maka boleh kah aku meminta
ijinkan aku berhenti
sejenak saja
untuk melalui
rindu
bersama
waktu
dalam detik tak bertepi.
Goettingen, 14 November 2011
istilah Detik tak bertepi, diambil dari lagunya Andien
definisi kamu, tidak nyata. hanya abstrak. tak usah bertanya.
apa yang aku punya
apa yang tidak aku punya
dan kamu terlalu banyak memberikan
lalu.
aku bertanya
apa yang kamu punya?
dan aku terkadang ingin banyak meminta
waktu.
yang tidak pernah kita punya.
dan terlalu sering banyak diminta.
Ada rindu bersama waktu
rindu itu hadir,
sewaktu waktu
tanpa diminta
tanpa sengaja
kamu.
ada rindu.
mungkin..tak kan tersampaikan
karena semua
rahasia
waktu
ruang
dan kamu.
kadang, ada harap ingin tau
kapan detik itu akan berhenti
namun kata kamu
tunggu lah saja
karena
waktu kita bagai detik tak bertepi.
lelah.
ingin sebentar saja berhenti
"kalau kamu itu ada, sudah lebih dari cukup.
maka boleh kah aku meminta
Source: piccsy.com via John on Pinterest
ijinkan aku berhenti
sejenak saja
untuk melalui
rindu
bersama
waktu
dalam detik tak bertepi.
Source: webdesigncore.com via Matt on Pinterest
Goettingen, 14 November 2011
istilah Detik tak bertepi, diambil dari lagunya Andien
definisi kamu, tidak nyata. hanya abstrak. tak usah bertanya.
Sabtu, 12 November 2011
balada angka 7
Masuk kuliah pada bulan bulan pertama semester baru tentu saja sangat sibuk dengan berbagai macam urusan administrasi dan lain sebagainya..
begitu juga kami, eh saya...(saya biasa menjamakan diri saya dengan kami, hahha tim beasiswa yang kompak.yeaahh rite)
setiba di Goettingen, German. Hal yang pertama kali terpikirkan oleh saya adalah :
"segebok urusan administrasi yang siap menanti"
sebelom nyampai ke balada angka tujuh, inget urusan administrasi, jadi inget cerita teman satu perjuangan saya "saudara cila apriande" yang hanya karena dokumen visanya nyasar entah nemplok dimana, dia terpaksa harus menunda keberangkatan dan semakin menumpuk lemak di tubuhnya (piss cil). ya, dia bermaslah dengan visa, entah kenapa visanya blm bs jadi sampai dua bulan, kami semua sampai ikut kalang kabut. apa yang salah dengan visa, keluarganya bukan turunan khadafi atau osama. aiihh.,.dari muka pun ga keliatan muka muka teroris.
ternyata setelah beberapa kali di cek, visa itu harusnya bisa jadi tanggal 25 Agustus yang lalu, dan entah bagaimana, sampai beberapa lama visa itu tdk diketahui kabar beritanya. Tapi Alhamdulillah semua bisa diurus. legaa..
kembali lagi ke balada angka tujuh.
beberapa waktu yang lalu, sebagai mahasiswa baru, saya dan teman teman tentu saja harus memiliki student card, tanpa student card itu kita ga bisa ngapa ngapain hehhe...(Lebay) iya lah gimana bisa ngapa ngapin. Daftar kelas ga bisa, daftar les bahasa \ga bisa, daftar ujian ga bsia. makan harus bayar mahal, naik kereta ke kota sebelaah buat kuliah satu minggu sekali ga bisa (10 euro, dua kali bolak balik, bangkruttt) arrgghh...dan kartu saya entah kenapa belum bisa jadi juga selama dua minggu.
beberapa kali saya coa cek ke uni, kantor international, dan terakhir kali saya cek, ternyata uang tuition fee saya blm masuk, padahal saya inget betuuulll saya sudah transfer ke uni 26 oktober lalu. atas saran onternational office, saya ngecek ke bank lagi, dan memang benar tidak ada masalah dengan transferanya. sekarang yang jadi pertanyaann...Jalan jalan kemana uang saya selama dua minggu ini..#siiigghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
dengan hati bertanya tanya, saya kembali ke international Office. dan saya kembali menemui Frau Giebel, setelah saya tunjukan bukti resmi transferan, beliau kemudian menghubungi entah siapa, karena memang blm ada uang yang masuk dalam akun saya di uni.
setelah beberapa kali pengecekaann...voilaa..
ternyata kesalahan ada pada angka tujuh
hahahhaa
jadi nomor registrasi saya adalah 211**879 (sengaja disamarkan hihihi)nah,, saya menulis 7 dengan angka
sedangkan di Jerman angka 1 adalah
hahhahaha.....
jadi selama ini saya menunggu selama dua minggu, dan selalu bertanya smp mimpi mimpi kenapa ID card saya bs blm jadi juga, gara gara angka 7 itu. Jadi pihak bank, salah membaca angka nomor registrasi, sehingga uang saya masuk ke akun "211**819
#tepokjidaaatt
senin mungkin si Id card yang saya tunggu kehadirannya, dan saya kira datanya sudah jadi manuskrip di Goettingen, akhirnya bisa saya ambil.
pelajaran pertama di Goettingen ; hati hati dengan angka 1 dan angka 7
dan ini lho akhirnya jadi jugaa :
sekiannn
Rabu, 09 November 2011
edisi nyasar
Pernah nyasar?
wah kalau saya jangan ditanya,, ahhaha...sudah beberapa kali saya mengalami kegiatan sasar menyasar.
Dulu Jaman muda, waktu saya masih SMA tentu saja, saya jarang sekali berangkat sekolah menggunakan angkutan umum. padahal jarak rumah saya ke tempat angkutan umum biasa mangkal cukup dekat hehe...tapi berhubung jaman SMA saya, saya punya pacar yang pada awalnya seringkali antar jemput saya, dan beberapa waktu kemudian karena satu hal dan lainyya...kegiatan rutinitas jemput menjemput itu tiba tiba harus dihentikan...
dan iyaa...saya harus mencoba berangkat ke sekolah naik angkutan umum.
meskipun agak agak serem takut nyasar dsb, saya nekat saja naik angkutan umum warna biru. dan tebak saja...saya ga ngeliat nomor angkutan dan alhasil saya nyasar -,-" '>>
saya salah naik angkutan, dan lebih parahnya lagi saya beru nyadar pas udah jauh..padahal tu angkutan berkebalikan arahhh #sigghhhhh
sewaktu kuliah, jangan ditanya beberapa kali saya salah naik angkutan,, hahah..maklum..di bgr banyak banget angkutan dengan nomor yang berbeda beda. jadi pernah saya asal naik aja, saya tebak tebak aja sendiri..ini kemungkinnan keluar kearah yang saya mau tuju. dan voilaa...saya berenti ga tau dimana...tapi untung insting nyasar saya berjalan..saya baru tau nyasar pas turun dan langsung nebak arah lagi..pffttt untung bener tebakan saya,
edisi nyasar yang paling segar dalam ingatan baru baru ini adalah..hehehe..saya nyasar di jakarta..maklum lah anak rantau.. ehm kalau salah turun atau naik angkutan lagi itu kayaknya biasa..haha tapi emang sekitar itu. pernah saya bersama teman teman seperjuangan bermaksud pergi ke suatu tempat di daerah jakarta timur, dan saya berangkat dari kedutaan jerman (daerah mana si ituh, thamrin kayaknya ya...lupa saya) dan kami semua tidak tau tempatnya..yah bisa ditebak, kami salah halte dan agak jauh salahnya,, untung saja masih satu jalur . tapi gara gara itu, adakejadian yang tak terlupakan hahha..(iya emang ko, saya bukan anak jakarta, jarang main, tapi saya ga malu bertanya tauk!)
yang selanjutnya adalah...sama saudara gusri ayu farsa, teman sepermainan saya. hari itu saya nekat ke jakarta berdua dengan dia, dengan harapan..uhmm saya ga nyasar sendiri. dan ternyata pemirsaa...saudara gusri ini tidak tau jakarta sama sekali,,, haduuuhh...yah dengan pengalaman nyasar yang tdk terhitung, maka saya nekat mengambil keputusan
"kira kira kita nanti naik ini ya ci..eh kita ke sini ntar naik ini tau ci.." dengan tampang antara bingung dan takut nyasar, si ggusri si mau mau aja...tanpa protes..fiuuuhh untung dia ga protes,
hahaha...yang paling parah, kita asal turun lift dan pas dibuka..ga tau itu di lantai berapa..kita berdua hanya bengong..semenjak itu gusri tidak lagi percaya sama aku ahhah..maafkan aku ci..tapi dengan nyasar kita jadi tau jakarta kan ci?
nyasar yang lain..adaah nyasar ke Jerman, lah gimana ga, selama ini aku ga pernah kepikiran mau sekolah disini ko heheh..aku selalu masang Australia sebagai negara tujuan. makanya waktu datang pertama kali kesini beneran nyasar (doanya di jwb ahhaha).
jadi pengalaman pertama saya nyasar di Jerman adalah pengalaman yang tdk mungkin terlupakan, karena kami salah naik kereta heheh..dan turun di stasiun yang bukan kami tuju (main frankfut), setelah itu ketinggalan kereta terakhir ke Goettingen
. hahah jangan ditanya bagaimana paniknya kami bertiga, malam malam dinegri asing pula, saya, tdan dua orang teman saya untung bukan orang yang cengeng, setelah tanya kesana kemari bagaimana cara kami berteduh dan selamat dari dinginya malam (yeaah ritee) akhirnya kami menemukan tempat untuk berteduh.
hihi..liat saja...kami makan mi gelas di tempat penampungan, dan hari itu kami deklarasikan mi gelas itu adalah mi terenak didunia, hahaha....kami semaleman nginep disitu lho, tidur tidu ayam..karena kami harus tidur sambil duduk hihihi..capek? jangan ditanya...setelah seharian menempuh perjalanan Indonesia-Dubai transit tujuh jam dan Dubai-Frankfrut..
hahha untung kami berhasil smpai disini
foto foto dikereta 61 euro sodara sodara hehe..yap kereta ICE cepet banget, dan baguss deh...tapi foto itu, diambil pada saat sebelum kita diusir karena kita salah naik kereta lhoo..hahaha..yang besok paginya, kami udah capek foto foto..takut salah lagii..
nyasar yang lain?
hehe..kemarin baru saja kejadian,. saya nekat jalan sendiri,dan nyaris ga menemukan jalan pulang :))
masih berlanjut
Goettingen, 9 November 2011
wah kalau saya jangan ditanya,, ahhaha...sudah beberapa kali saya mengalami kegiatan sasar menyasar.
Dulu Jaman muda, waktu saya masih SMA tentu saja, saya jarang sekali berangkat sekolah menggunakan angkutan umum. padahal jarak rumah saya ke tempat angkutan umum biasa mangkal cukup dekat hehe...tapi berhubung jaman SMA saya, saya punya pacar yang pada awalnya seringkali antar jemput saya, dan beberapa waktu kemudian karena satu hal dan lainyya...kegiatan rutinitas jemput menjemput itu tiba tiba harus dihentikan...
dan iyaa...saya harus mencoba berangkat ke sekolah naik angkutan umum.
meskipun agak agak serem takut nyasar dsb, saya nekat saja naik angkutan umum warna biru. dan tebak saja...saya ga ngeliat nomor angkutan dan alhasil saya nyasar -,-" '>>
saya salah naik angkutan, dan lebih parahnya lagi saya beru nyadar pas udah jauh..padahal tu angkutan berkebalikan arahhh #sigghhhhh
sewaktu kuliah, jangan ditanya beberapa kali saya salah naik angkutan,, hahah..maklum..di bgr banyak banget angkutan dengan nomor yang berbeda beda. jadi pernah saya asal naik aja, saya tebak tebak aja sendiri..ini kemungkinnan keluar kearah yang saya mau tuju. dan voilaa...saya berenti ga tau dimana...tapi untung insting nyasar saya berjalan..saya baru tau nyasar pas turun dan langsung nebak arah lagi..pffttt untung bener tebakan saya,
edisi nyasar yang paling segar dalam ingatan baru baru ini adalah..hehehe..saya nyasar di jakarta..maklum lah anak rantau.. ehm kalau salah turun atau naik angkutan lagi itu kayaknya biasa..haha tapi emang sekitar itu. pernah saya bersama teman teman seperjuangan bermaksud pergi ke suatu tempat di daerah jakarta timur, dan saya berangkat dari kedutaan jerman (daerah mana si ituh, thamrin kayaknya ya...lupa saya) dan kami semua tidak tau tempatnya..yah bisa ditebak, kami salah halte dan agak jauh salahnya,, untung saja masih satu jalur . tapi gara gara itu, adakejadian yang tak terlupakan hahha..(iya emang ko, saya bukan anak jakarta, jarang main, tapi saya ga malu bertanya tauk!)
yang selanjutnya adalah...sama saudara gusri ayu farsa, teman sepermainan saya. hari itu saya nekat ke jakarta berdua dengan dia, dengan harapan..uhmm saya ga nyasar sendiri. dan ternyata pemirsaa...saudara gusri ini tidak tau jakarta sama sekali,,, haduuuhh...yah dengan pengalaman nyasar yang tdk terhitung, maka saya nekat mengambil keputusan
"kira kira kita nanti naik ini ya ci..eh kita ke sini ntar naik ini tau ci.." dengan tampang antara bingung dan takut nyasar, si ggusri si mau mau aja...tanpa protes..fiuuuhh untung dia ga protes,
hahaha...yang paling parah, kita asal turun lift dan pas dibuka..ga tau itu di lantai berapa..kita berdua hanya bengong..semenjak itu gusri tidak lagi percaya sama aku ahhah..maafkan aku ci..tapi dengan nyasar kita jadi tau jakarta kan ci?
nyasar yang lain..adaah nyasar ke Jerman, lah gimana ga, selama ini aku ga pernah kepikiran mau sekolah disini ko heheh..aku selalu masang Australia sebagai negara tujuan. makanya waktu datang pertama kali kesini beneran nyasar (doanya di jwb ahhaha).
jadi pengalaman pertama saya nyasar di Jerman adalah pengalaman yang tdk mungkin terlupakan, karena kami salah naik kereta heheh..dan turun di stasiun yang bukan kami tuju (main frankfut), setelah itu ketinggalan kereta terakhir ke Goettingen
. hahah jangan ditanya bagaimana paniknya kami bertiga, malam malam dinegri asing pula, saya, tdan dua orang teman saya untung bukan orang yang cengeng, setelah tanya kesana kemari bagaimana cara kami berteduh dan selamat dari dinginya malam (yeaah ritee) akhirnya kami menemukan tempat untuk berteduh.
hihi..liat saja...kami makan mi gelas di tempat penampungan, dan hari itu kami deklarasikan mi gelas itu adalah mi terenak didunia, hahaha....kami semaleman nginep disitu lho, tidur tidu ayam..karena kami harus tidur sambil duduk hihihi..capek? jangan ditanya...setelah seharian menempuh perjalanan Indonesia-Dubai transit tujuh jam dan Dubai-Frankfrut..
hahha untung kami berhasil smpai disini
foto foto dikereta 61 euro sodara sodara hehe..yap kereta ICE cepet banget, dan baguss deh...tapi foto itu, diambil pada saat sebelum kita diusir karena kita salah naik kereta lhoo..hahaha..yang besok paginya, kami udah capek foto foto..takut salah lagii..
nyasar yang lain?
hehe..kemarin baru saja kejadian,. saya nekat jalan sendiri,dan nyaris ga menemukan jalan pulang :))
masih berlanjut
Goettingen, 9 November 2011
Minggu, 06 November 2011
SEperti biasa
Semua,, sudah kucari sampai ke titik bintang paling jauh disana, melalui ekor mataku setiap malam,, sampai lelah aku menghitung langkah
melalui hembusan angin, barangkali Kau titipkan sebuah pesan, ya pesan sakral yang mungkin tidak pernah sempat aku tahu, atau mungkin Kau titipkan ke barisan angka yang membentuk sebuah deret atau huruf yang membentuk sebuah kalimat menjadi kata sandi????tapi seluruh kemampuan otak ini sudah maksimal digunakan untuk memecahkan kata sandi, mungkin aku harus sering2 mengasah otak ini agar tidak semakin tumpul.
Sebuah pertanyaan besar terselip disudut hati,, mengapa Kau hilangkan tiap jeda yang aku anggap sakral..dan terlalu berharga...atau mungkin aku masih belum bisa menjawab,, seharusnya terlalu sering kukeluhkan maka akan habis sesuatu itu memberatiku..berat..berat...
mungkin,, sebenarnya Kau menitipkan pesan pada tiap momentum yang ku lalui, agar bisa dengan sepenuh hati ku genapi semua janji..agar bisa dengan sepenuh hati, ku penuhi amanah, agar dengan sepenuh hati ku mengamini setiap doa dan menghargai setiap kesempatan.
mungkin, sebenarnya..kenangan itu memberati hati, keharusan untuk segera menjadi seperti yang tertulis dalam buku pribadi ideal sangat membebani hati...seharusnya belajar saja dari tiap detik yang sudah diberikan untuk menjalani..
tapi selalu tidak bisa sendiri, terlalu berat membebani hati...harus ada teman untuk berbagi, seperti biasa...
melalui hembusan angin, barangkali Kau titipkan sebuah pesan, ya pesan sakral yang mungkin tidak pernah sempat aku tahu, atau mungkin Kau titipkan ke barisan angka yang membentuk sebuah deret atau huruf yang membentuk sebuah kalimat menjadi kata sandi????tapi seluruh kemampuan otak ini sudah maksimal digunakan untuk memecahkan kata sandi, mungkin aku harus sering2 mengasah otak ini agar tidak semakin tumpul.
Sebuah pertanyaan besar terselip disudut hati,, mengapa Kau hilangkan tiap jeda yang aku anggap sakral..dan terlalu berharga...atau mungkin aku masih belum bisa menjawab,, seharusnya terlalu sering kukeluhkan maka akan habis sesuatu itu memberatiku..berat..berat...
mungkin,, sebenarnya Kau menitipkan pesan pada tiap momentum yang ku lalui, agar bisa dengan sepenuh hati ku genapi semua janji..agar bisa dengan sepenuh hati, ku penuhi amanah, agar dengan sepenuh hati ku mengamini setiap doa dan menghargai setiap kesempatan.
mungkin, sebenarnya..kenangan itu memberati hati, keharusan untuk segera menjadi seperti yang tertulis dalam buku pribadi ideal sangat membebani hati...seharusnya belajar saja dari tiap detik yang sudah diberikan untuk menjalani..
tapi selalu tidak bisa sendiri, terlalu berat membebani hati...harus ada teman untuk berbagi, seperti biasa...
Source: tumblr.com via Hadley on Pinterest
Kecoa.
Sang perempuan tau, sang lelaki terus menunggu...memastikan dia baik2 saja, meninggalkan pesan pada orang yang ia kenal agar sang laki2 baik2 saja, membuat keadaan menjadi lebih ringan, membuat semuanya terlihat biasa-biasa saja...Setidaknya sang perempuan tahu, sang lelaki harus baik-baik saja, melanjutkan hidup dan bahagia..
Ada yang aneh pada kita, hanya memunculkan satu kata tanya : mengapa aku melakukan ini?
Barangkali mungkin itu mengapa mereka harus mengenal mengapa kematian itu ada,, mungkin konsep pertemuan dan perpisahan yang sudah seringkali mereka bahas dan berakhir dengan menguatkan satu sama lain. sedang dia-sang lelaki, memeluk dirinya erat dengan kesakitan, dan kehilangan. Mungkin..sang perempuan menduga, karena ini adalah sebuah konsep. dan lelaki menduga ini adalah keegoisan.
ingatanya kembali ke masa itu, dulu,, entah berapa tahun yang lalu, ketika mereka mulai mengenal cinta..nafasnya tertahan pada satu jeda. Kenyataan.
Sang perempuan menitipkan satu pesan saja, yang ia tulis rapi, agar sang lelaki tahu
-------------------------------
Laki-laki dan perempuan itu berada diatas panggung penghargaan, seperti biasa, menatap penonton yang melihat mereka antara iri dan terkagum-kagum, membuat semua orang di hall itu, bertanya-tanya bagaimana mereka menjalin hari-hari. Mereka berdua saling memandang puas. Ini kali ke tiga mereka berhasil mengukir prestasi.
Jangan bertanya seperti apa hubungan mereka, semua orang tau,.
sudah jadi satu paket. ibarat pasangan duet yang dimanapun ada kontrak manggung akan selalu bersama, untuk setiap kesempatan kalau perlu.Seperti janji yang tak pernah terucap, mereka tidak ingin terpisah satu sama lain, sampai mungkin sudah melekat dalam ingatan orang yang mengenal mereka, : oh dia...perempuanya si anu" atau :oh dia..lelakinya si itu: seperti itu bertahun2, sudah menjadi semacam trade mark yang melekat, sampai mungkin ada tulisan di dahi masing-masing :saya adalah hak milik:
Kemudian, jangan tanya bagaimana mereka bertemu,, seperti biasa..semua terjadi karena kebiasaan..pertemuan yang mungkin memang ditakdirkan oleh Tuhan, ketidaksengajaan yang mungkin memang sudah digariskan, Sang lelaki jatuh cinta pada pandangan pertama, kedua dan seterusnya...berusaha mengejar sang perempuan, dan mungkin memang kebetulan sang perempuan juga menyukai sang lelaki..dari pandangan..entah keberapa, sederhana saja, karena laki-laki itu begitu hidup. dan mungkin benar kata orang "otak laki-laki adalah daya tarik yang besar bagi perempuan" setidaknya itu berlaku bagi sang perempuan, dengan pendekatan laki2 yang tidak biasa.....ehmm..awalnya menjadi teman.lalu dengan caranya..mulai memberikan perhatian yang perempuan itu suka,, menunggunya pulang. meski jalan mereka tidak searah, setiap hari..sampai itu menjadi sebuah tradisi.
Lalu, jangan tanya seperti apa mereka menjalani hubungan, biasa saja..karena bagi mereka menghargai keberadaan satu sama lain adalah lebih dari cukup. Karena bagi mereka, satu sama lain adalah jamak, dan masing-masing individu adalah sangat berharga. Prestasi akademis dan prestasi-prestasi lain, mereka ukir bersama, mungkin jiwa bersaing melekat dalam otak mereka, termasuk bersaing siapa lebih mencintai siapa.
:
Sang perempuan tau betul siapa sang lelaki, dia hapal rutinitas rutin sang lelaki, bangun pada jam yang sama, dan menjemputnya pada jam yang sama pula setiap harinya, meski kadang ia tidak meminta. dan selalu mencarinya, meski kadang dengan sikap malu-malu..selalu menggodanya setiap hari, sampai sang perempuan itu ngambek dan tidak mau bicara, lalu sang lelaki menyediakan es krim dan sebotol jus favorit sang perempuan. Atau saat sang perempuan menangis karena hal-hal yang membuat dunia ini seperti tidak adil, sang lelaki datang, hanya mendengar sang perempuan bercerita berjam-jam, lalu menceritakan hal-hal lucu dan sebuah permainan, agar sang perempuan tertawa.
Tapi sang lelaki, mungkin tidak tahu, betapa keras usaha sang perempuan agar selalu dapat merasa pantas disamping sang lelaki, ia membaca semua informasi yang menjadi hal-hal yang disukai sang lelaki, ia mencari tahu apapun yang menjadi ketertarikan sang lelaki, ia berusaha dengan keras mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang hari-hari sang lelaki, dan mengoleksinya dalam ingatan. Kemudian mengeluarkan satu persatu koleksinya saat ia merindukan sang lelaki. Untuk sang lelaki, sang perempuan selalu menyediakan waktu berdikusi berjam-jam tentang hobi sang lelaki, mungkin ingin menjadi yang paling sempurna. Tapi dalam hatinya, ia hanya jatuh cinta.
dan Sang lelaki tahu betul siapa sang perempuan, seorang perempuan manis dan selalu cantik di matanya, tertawa lepas dan ada lesung pipi yang samar diantara tawanya. Sang perempuan selalu ingin tahu semua hal yang ia lakukan, sang perempuan selalu bertanya tentang berbagai hal, dan ia selalu bersedia dengan senang hati memberikan informasi apa yang ia tahu. Sang perempuan yang membuatnya selalu ingin menjadi yang sempurna, sang perempuan yang membuat dirinya yang memang dilahirkan untuk mendua, menjadi seorang yang hanya tertuju pada satu.
tapi sang perempuan mungkin tidak tahu, betapa setelah bertahun-tahun ini hatinya tersiksa, dan terbebani. menjadi seseorang yang selalu ada disamping sang perempuan, menjadi seseorang yang harus bisa membahagiakan sang perempuan, membuatnya tertawa setiap hari. Karena air mata sang perempuan adalah benda sakral yang tidak boleh keluar.
Bertahun-tahun hubungan mereka berjalan, sang lelaki mulai menemukan kekurangan,, bukan pada sang perempuan, tapi pada dirinya, sebuah konsep kesempurnaan diri menjadi sebuah beban yang tak kunjung hilang. Sang lelaki tumbuh dewasa, menemukan kehidupan yang ternyata sangat berbeda..dan menemukan dirinya tidak sanggup akan konsep "kesempurnaan" yang mereka bangun bertahun-tahun. Ada resitensi dirinya yang muncul, bahwa sang perempuan harus bisa hidup bahagia tanpa dirinya..bukan sebuah kepercayaan, tapi ketakutan-ketakutan itu terus datang, mengahantui hari-hari mereka.
Bertahun-tahun hubungan mereka berjalan, sang perempuan mulai merasakan kalau sang lelakilah yang ingin ia jadikan satu-satunya pelabuhan hati. Ia menutup mata terhadap semua, seperti tak pernah punya masa muda. Orang-orang terdekatnya mulai khawatir, sang perempuan telah salah menafsirkan cinta, karena bagi orang lain, mereka masih terlalu muda.
Mungkin ketakutan sang lelaki tidak sejalan dengan impian sang perempuan, mungkin Cinta itu datang terlalu dini kepada mereka, dan mereka menelan mentah-mentah apa itu rasa. Tapi mereka tidak peduli, tetap tegak seperti batu, pada pendirian masing-masing setidaknya..dan sampai hari itu, sang lelaki memutuskan tiada lagi kita. yang ada hanya individu.
sang perempuan tertegun lama, tiada air mata yang turun dan mengalir seperti yang ia kira dulu, saat mungkin ia harus kehilangan sang lelaki. Hanya ada kata tanya : mengapa kamu lakukan ini?
Sang lelaki terdiam dan pergi, tanpa satu kata. Ia tidak sanggup melihat jauh ke dalam mata sang perempuan, ia takut, memutuskan untuk memeluk perempuan, dan menenangkanya seakan semua baik-baik saja, seperti biasa. Diam-diam ia titipkan sang perempuan pada Tuhan, setiap malam janjinya, ia memohon agar Tuhan melindungi sang perempuan dan membuatnya bahagia.
---------------------------------------------------------
Beberapa waktu telah berlalu, sebuah konsep perpisahan itu, kini telah mendarah daging dihati sang perempuan. dan ia selalu berhati-hati menjaga hati, agar ia tahu ada perpisahan dalam pertemuan. berbulan-bulan, ia merasa didunia yang sangat asing, dunia tidak berpihak padanya, padahal semua sudah ia susun rapi di otaknya. Berbulan-bulan pula, ia seperti mayat, ah bukan zombie barangkali, yang hidup tidak matipun tidak, Ia hilang ingatan, semua tentang mereka...ah dia yang bertahun-tahun mengisi otaknya, pelan-pelan ia mulai hapus, dengan sedikit paksa. Bahkan ia memimpikan operasi penghilangan ingatan saja.
Hari-hari ini hatinya merasa lebih lapang, semua yang ia harapkan datang, akan datang, ia tersenyum pada langit..mungkin...Karena besok siang, ia akan menghadapi suatu momen penting. pengucapan janji sehidup semati. Bukan keindahan atau keabadian lagi yang menjadi dasar, tapi karena konsep perpisahan ia telah siap, dan kini mantap melanjutkan langkah.
Sampai, sang lelaki itu datang dua hari sebelumnya. ada keanehan menyembul saat sang perempuan bertemu sang lelaki, yang membuat dia berjarak dengan dirinya sendiri dan menimbulkan kata tanya, mengapa tidak ada lagi perasaan itu. lalu keanehan lain menyusul, sang perempuan tahu, memang inilah jalanya.
Sang lelaki diam pada pemikiranya, penyesalan itu datang tak diundang, melihat cincin melingkar di jari manis sang perempuan.
"kemana saja kamu.."
tanya sang perempuan dalam suara bergetar yang sangat ia rindukan, suara marah, sedih dan putus asa, atau bahkan terdengar sedikit datar.
"ada.."
jawabku dengan hati.. dan memberanikan diri berjalan mendekat.
Satu sosok hangat mendekati sang perempuan, perempuan itu merasa gamang, pijakanya hilang keseimbangan. Dan saat itulah tubuhnya diraih tangan halus saat menyapu pipinya. perempuan itu mematung ditengah ruangan, ia tidak merasakan apa-apa. Hanya sedikit kerinduan,, ya sedikit saja.
" Aku rindu kamu.."
sang perempuan menegang, ia diammm..mendengarkan. kata kata itu akhirnya dibisikan sang lelaki, sebelum sang lelaki pergi dengan frustasi. ia sangat merindukan perempuan itu, setelah sebelumnya sempat mengira semua yang ia dengar selama ini hanyalah kabar palsu. Sang perempuan pasti masih akan tetap sama, dan menunggu. Tangan sang perempuan ia raih, lama sekali dipandangnya cincin itu, memastikan..sekali lagi memastikan semua ini nyata. Sang perempuan menarik pelan tanganya, risih, dan cepat-cepat ia sembunyikan tangan mungil itu ke dalam saku dressnya.
Untuk itulah ia membuktikan dihari ini,
dan air matanya menetes terbawa angin,
seharusnya...itu tak pernah ada.
sebenarnya ini adalah cerita rekayasa, tanpa nama, dan dibuat karena keingintauan saya,...
ehm
cerita ini dibuat karena saya terkadang terlalu menjelaskan pertanyaan yang sering diajukan kepada saya, tentang sebuah cerita masa lalu. yang bagi sebagian orang yang mengenal saya. cerita ini terasa nyata.
dibuat di : Bogor, 9 July 2010
Ada yang aneh pada kita, hanya memunculkan satu kata tanya : mengapa aku melakukan ini?
Barangkali mungkin itu mengapa mereka harus mengenal mengapa kematian itu ada,, mungkin konsep pertemuan dan perpisahan yang sudah seringkali mereka bahas dan berakhir dengan menguatkan satu sama lain. sedang dia-sang lelaki, memeluk dirinya erat dengan kesakitan, dan kehilangan. Mungkin..sang perempuan menduga, karena ini adalah sebuah konsep. dan lelaki menduga ini adalah keegoisan.
ingatanya kembali ke masa itu, dulu,, entah berapa tahun yang lalu, ketika mereka mulai mengenal cinta..nafasnya tertahan pada satu jeda. Kenyataan.
Sang perempuan menitipkan satu pesan saja, yang ia tulis rapi, agar sang lelaki tahu
-------------------------------
Laki-laki dan perempuan itu berada diatas panggung penghargaan, seperti biasa, menatap penonton yang melihat mereka antara iri dan terkagum-kagum, membuat semua orang di hall itu, bertanya-tanya bagaimana mereka menjalin hari-hari. Mereka berdua saling memandang puas. Ini kali ke tiga mereka berhasil mengukir prestasi.
Jangan bertanya seperti apa hubungan mereka, semua orang tau,.
sudah jadi satu paket. ibarat pasangan duet yang dimanapun ada kontrak manggung akan selalu bersama, untuk setiap kesempatan kalau perlu.Seperti janji yang tak pernah terucap, mereka tidak ingin terpisah satu sama lain, sampai mungkin sudah melekat dalam ingatan orang yang mengenal mereka, : oh dia...perempuanya si anu" atau :oh dia..lelakinya si itu: seperti itu bertahun2, sudah menjadi semacam trade mark yang melekat, sampai mungkin ada tulisan di dahi masing-masing :saya adalah hak milik:
Kemudian, jangan tanya bagaimana mereka bertemu,, seperti biasa..semua terjadi karena kebiasaan..pertemuan yang mungkin memang ditakdirkan oleh Tuhan, ketidaksengajaan yang mungkin memang sudah digariskan, Sang lelaki jatuh cinta pada pandangan pertama, kedua dan seterusnya...berusaha mengejar sang perempuan, dan mungkin memang kebetulan sang perempuan juga menyukai sang lelaki..dari pandangan..entah keberapa, sederhana saja, karena laki-laki itu begitu hidup. dan mungkin benar kata orang "otak laki-laki adalah daya tarik yang besar bagi perempuan" setidaknya itu berlaku bagi sang perempuan, dengan pendekatan laki2 yang tidak biasa.....ehmm..awalnya menjadi teman.lalu dengan caranya..mulai memberikan perhatian yang perempuan itu suka,, menunggunya pulang. meski jalan mereka tidak searah, setiap hari..sampai itu menjadi sebuah tradisi.
Lalu, jangan tanya seperti apa mereka menjalani hubungan, biasa saja..karena bagi mereka menghargai keberadaan satu sama lain adalah lebih dari cukup. Karena bagi mereka, satu sama lain adalah jamak, dan masing-masing individu adalah sangat berharga. Prestasi akademis dan prestasi-prestasi lain, mereka ukir bersama, mungkin jiwa bersaing melekat dalam otak mereka, termasuk bersaing siapa lebih mencintai siapa.
:
Sang perempuan tau betul siapa sang lelaki, dia hapal rutinitas rutin sang lelaki, bangun pada jam yang sama, dan menjemputnya pada jam yang sama pula setiap harinya, meski kadang ia tidak meminta. dan selalu mencarinya, meski kadang dengan sikap malu-malu..selalu menggodanya setiap hari, sampai sang perempuan itu ngambek dan tidak mau bicara, lalu sang lelaki menyediakan es krim dan sebotol jus favorit sang perempuan. Atau saat sang perempuan menangis karena hal-hal yang membuat dunia ini seperti tidak adil, sang lelaki datang, hanya mendengar sang perempuan bercerita berjam-jam, lalu menceritakan hal-hal lucu dan sebuah permainan, agar sang perempuan tertawa.
Tapi sang lelaki, mungkin tidak tahu, betapa keras usaha sang perempuan agar selalu dapat merasa pantas disamping sang lelaki, ia membaca semua informasi yang menjadi hal-hal yang disukai sang lelaki, ia mencari tahu apapun yang menjadi ketertarikan sang lelaki, ia berusaha dengan keras mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang hari-hari sang lelaki, dan mengoleksinya dalam ingatan. Kemudian mengeluarkan satu persatu koleksinya saat ia merindukan sang lelaki. Untuk sang lelaki, sang perempuan selalu menyediakan waktu berdikusi berjam-jam tentang hobi sang lelaki, mungkin ingin menjadi yang paling sempurna. Tapi dalam hatinya, ia hanya jatuh cinta.
dan Sang lelaki tahu betul siapa sang perempuan, seorang perempuan manis dan selalu cantik di matanya, tertawa lepas dan ada lesung pipi yang samar diantara tawanya. Sang perempuan selalu ingin tahu semua hal yang ia lakukan, sang perempuan selalu bertanya tentang berbagai hal, dan ia selalu bersedia dengan senang hati memberikan informasi apa yang ia tahu. Sang perempuan yang membuatnya selalu ingin menjadi yang sempurna, sang perempuan yang membuat dirinya yang memang dilahirkan untuk mendua, menjadi seorang yang hanya tertuju pada satu.
tapi sang perempuan mungkin tidak tahu, betapa setelah bertahun-tahun ini hatinya tersiksa, dan terbebani. menjadi seseorang yang selalu ada disamping sang perempuan, menjadi seseorang yang harus bisa membahagiakan sang perempuan, membuatnya tertawa setiap hari. Karena air mata sang perempuan adalah benda sakral yang tidak boleh keluar.
Bertahun-tahun hubungan mereka berjalan, sang lelaki mulai menemukan kekurangan,, bukan pada sang perempuan, tapi pada dirinya, sebuah konsep kesempurnaan diri menjadi sebuah beban yang tak kunjung hilang. Sang lelaki tumbuh dewasa, menemukan kehidupan yang ternyata sangat berbeda..dan menemukan dirinya tidak sanggup akan konsep "kesempurnaan" yang mereka bangun bertahun-tahun. Ada resitensi dirinya yang muncul, bahwa sang perempuan harus bisa hidup bahagia tanpa dirinya..bukan sebuah kepercayaan, tapi ketakutan-ketakutan itu terus datang, mengahantui hari-hari mereka.
Bertahun-tahun hubungan mereka berjalan, sang perempuan mulai merasakan kalau sang lelakilah yang ingin ia jadikan satu-satunya pelabuhan hati. Ia menutup mata terhadap semua, seperti tak pernah punya masa muda. Orang-orang terdekatnya mulai khawatir, sang perempuan telah salah menafsirkan cinta, karena bagi orang lain, mereka masih terlalu muda.
Mungkin ketakutan sang lelaki tidak sejalan dengan impian sang perempuan, mungkin Cinta itu datang terlalu dini kepada mereka, dan mereka menelan mentah-mentah apa itu rasa. Tapi mereka tidak peduli, tetap tegak seperti batu, pada pendirian masing-masing setidaknya..dan sampai hari itu, sang lelaki memutuskan tiada lagi kita. yang ada hanya individu.
sang perempuan tertegun lama, tiada air mata yang turun dan mengalir seperti yang ia kira dulu, saat mungkin ia harus kehilangan sang lelaki. Hanya ada kata tanya : mengapa kamu lakukan ini?
Sang lelaki terdiam dan pergi, tanpa satu kata. Ia tidak sanggup melihat jauh ke dalam mata sang perempuan, ia takut, memutuskan untuk memeluk perempuan, dan menenangkanya seakan semua baik-baik saja, seperti biasa. Diam-diam ia titipkan sang perempuan pada Tuhan, setiap malam janjinya, ia memohon agar Tuhan melindungi sang perempuan dan membuatnya bahagia.
---------------------------------------------------------
Beberapa waktu telah berlalu, sebuah konsep perpisahan itu, kini telah mendarah daging dihati sang perempuan. dan ia selalu berhati-hati menjaga hati, agar ia tahu ada perpisahan dalam pertemuan. berbulan-bulan, ia merasa didunia yang sangat asing, dunia tidak berpihak padanya, padahal semua sudah ia susun rapi di otaknya. Berbulan-bulan pula, ia seperti mayat, ah bukan zombie barangkali, yang hidup tidak matipun tidak, Ia hilang ingatan, semua tentang mereka...ah dia yang bertahun-tahun mengisi otaknya, pelan-pelan ia mulai hapus, dengan sedikit paksa. Bahkan ia memimpikan operasi penghilangan ingatan saja.
Hari-hari ini hatinya merasa lebih lapang, semua yang ia harapkan datang, akan datang, ia tersenyum pada langit..mungkin...Karena besok siang, ia akan menghadapi suatu momen penting. pengucapan janji sehidup semati. Bukan keindahan atau keabadian lagi yang menjadi dasar, tapi karena konsep perpisahan ia telah siap, dan kini mantap melanjutkan langkah.
Sampai, sang lelaki itu datang dua hari sebelumnya. ada keanehan menyembul saat sang perempuan bertemu sang lelaki, yang membuat dia berjarak dengan dirinya sendiri dan menimbulkan kata tanya, mengapa tidak ada lagi perasaan itu. lalu keanehan lain menyusul, sang perempuan tahu, memang inilah jalanya.
Sang lelaki diam pada pemikiranya, penyesalan itu datang tak diundang, melihat cincin melingkar di jari manis sang perempuan.
"kemana saja kamu.."
tanya sang perempuan dalam suara bergetar yang sangat ia rindukan, suara marah, sedih dan putus asa, atau bahkan terdengar sedikit datar.
"ada.."
jawabku dengan hati.. dan memberanikan diri berjalan mendekat.
Satu sosok hangat mendekati sang perempuan, perempuan itu merasa gamang, pijakanya hilang keseimbangan. Dan saat itulah tubuhnya diraih tangan halus saat menyapu pipinya. perempuan itu mematung ditengah ruangan, ia tidak merasakan apa-apa. Hanya sedikit kerinduan,, ya sedikit saja.
" Aku rindu kamu.."
sang perempuan menegang, ia diammm..mendengarkan. kata kata itu akhirnya dibisikan sang lelaki, sebelum sang lelaki pergi dengan frustasi. ia sangat merindukan perempuan itu, setelah sebelumnya sempat mengira semua yang ia dengar selama ini hanyalah kabar palsu. Sang perempuan pasti masih akan tetap sama, dan menunggu. Tangan sang perempuan ia raih, lama sekali dipandangnya cincin itu, memastikan..sekali lagi memastikan semua ini nyata. Sang perempuan menarik pelan tanganya, risih, dan cepat-cepat ia sembunyikan tangan mungil itu ke dalam saku dressnya.
Untuk itulah ia membuktikan dihari ini,
dan air matanya menetes terbawa angin,
seharusnya...itu tak pernah ada.
sebenarnya ini adalah cerita rekayasa, tanpa nama, dan dibuat karena keingintauan saya,...
ehm
cerita ini dibuat karena saya terkadang terlalu menjelaskan pertanyaan yang sering diajukan kepada saya, tentang sebuah cerita masa lalu. yang bagi sebagian orang yang mengenal saya. cerita ini terasa nyata.
dibuat di : Bogor, 9 July 2010
mereka yang teristimewa
layaknya manusia normal tentu saja saya punya teman hehehe
dan ini beberapa kelompok teman yang sya ikuti :
1. GBHN
jangan tanya kapan kita ketemu, hahaha...sudah sangat lama...tidak tau kapan persisnya hehe..kami memulai persahabatan, sampai kami semua menjadi semakin dekat. secara mental maupun psikologis, meskipun sekarang kita semua menempuh jalan hidup masing masing dan hidup berjauhan, tidak sering komunikasi. tapi dalam hati kami, kami semua adalah sahabat nomor satu,. ada satu keinginan yang belum terwujud...liburan bersama ke bali.
anggotanya sebenarnya 5 orang: saya, Bestari (tidak berkerudung) ayu candra (berkerudung) nella dan mbak galuh, tapi untuk kesempatan kali ini, nela telah berjasa memoto kami, dan mbak galuh..ehm sayang sekali kami jarang bertemu.
oh iya...beberapa dari kami terlibat kisah cinta yang rumit hahaha...termasuk saya..tapi waktu membuktikan, persahabatan adalah segalanya.
G,B,H,A,N ...G suka AB, AB suka H,AB suka H, G suka D lagi tapi yang ini masih mending dari pada A+S, dan akhirnya S+B hahahhaha mantap kaannn
foto session : lebaran 2011
4. apa ya saya sebut,,, ini ada;ah teman SMANSA 2005
ya mereka adalah teman sepermainan saya, hehe...setiap tahun selalu saja ada ritual kumpul dan acara...ah semoga tahun tahun mendatang saya msih bisa bersama
3. A2 149
hahahha mereka adalah teman sepermainan, teman hidup yang luar biasa,, Jadi begini, dulu saya masuk asrama..dan mereka inilah teman teman saya., yang setiap hari membuat saya tertawa. mereka senang sekali menyiksa saya #yeeaahh rite..karena merekalah saya mencintai asrama
armita rayendra, margareth bunga, fitri junita amalia, putritya tami, lutfi, yani, kamalita, ria agustina
where are you all?
3. Pondok Iwan
hahaha...kalau yang ini adalah teman yang kebersamaanya karena memiliki latar belakang yang sama. pembantu,. hehhe abisnya kalau ada acara apa apa kami selalu jadi panitia,,,,#siigghhh
nama pondok iwan sendiri diambil dari nama salah satu diantara kami, Iwan Kurniawan. yang entah dengan pertimbangan apa kemudian dipanggil Nawi. nama dia keramat bagi kami, karena kemunculannya hanya pada saat saat tertentu dan sakral saja.
sebenarnya..awalnya anggota pastinya adalah dua : Harry Purnama dan bayu kristianto. nah karena masing masing dari mereka ini kesepian, dan bahaya dua duaan di kamar. maka entah bagaimana mereka kemudian memanggil teman teman, yang naasnya mereka semua tdk tau diri. kalau mau menginap, bukan hanya seorang dua orang. tapi sembilan orang sekaligus. dan berisiknya bukan main. (sumpah berisik) sampai sampai mereka mendeklarasikan : "Wahai ibu kos, pilih ibu yang pergi, atau ibu yang pergi" dan perang dimulai. jangan ditanya siapa yang menang,,, #siighhhh
nah...lalu kenapa ada saya?
heheh...
simple saja
saya pacar salah satu anggota dari mereka
dan cila juga pacar salah satu anggota dari mereka
dan rina yoanita juga pacar salah satu dari anggota mereka
tiara sakina dan ayu indah juga selir salah satu dari anggota mereka
Purbasari...hahaha dia pawang mereka
Rizki amelia...hihihi kalau yang ini, kadang jadi bulan bulanan., dia adalah tempat kami bergantung kalau kami....kelaparaannn.. (miss you me, and miss ibu also)
lalu sebenarnya siapa mereka? hahahha
jumlahnya memang tidak terdefinisi secara pasti, ada adat istiadat yang berlaku diantara mereka,
kalau ada teman yang datang. ehm sekali belum jadi anggota, tapi kalau lebih dari sepuluh kali berarti itu masuk dalam anggota. entah pake pelet apa merekaa..selalu saja ada yang datang.
meskipun dulu kami sering ragu, bagaimana masa depan kami..tapi ternyata satu persatu dari kami menemukan jalan masing masing, kebersamaan kami yang sangat indah kini mulai terganti dengan rasa rindu yang sering membuncah..
nah guest star kami : gusri ayu farsa, dan yusda mardhiyah. entah bagaimana gusri sering sekali diculik dalam setiap acara kami ahahhahahha...dan dijadikan objek penderita...
4.Bu lurah
eh ahhahaha...kalau ingat yang ini, kadang saya juga sangat terharu,,,
kebersamaan kami semua (yang kebetulan semua cewek) berawal dari ehmm apa ya saya juga lupa berawal dari mana..fesbuk, obrolan ga jelas, komen ga jelas, dan mereka sering sekali melakukan penipuan didunia maya :))
pokoknya tiba tiba kami sering bersama menghabiskan akhir pekan dengan berbagai kegiatan, mulai dari lari pagi, badminton di lapangan, makan, karokean, rujakan, atau hanya sekedar bergosip di slaah satu rumah dari bu lurah ini. sebutan bu lurah sendiri, juga entah siapa yang memulainya...mereka menyebut diri sendiri dengan bu lurah..
tapi bersama mereka saya jadi tau, jadi jomblo itu sedih #sigghhh
hehhee...obrolan kami tidak pernah berhenti pada satu hal
dan saya selalu jadi objek penderita entah kenapa...
personilnya kurang lengkap si, maklum jarak memang kejam heheh
Retno suandari, Aqsa Farah, Roch Ika, Dina wening, Yusda mardhiyah, wiwi heryawanti, rizki amalia, rika kemalasari, virgitha isanda, ratna puspitasari, nurul istiamuji dan sekali lagi anggota yang sering di undang tapi kadang tidak datang adalah Gusri ayu Farsa, dan Rhesa ardiansah(kalau yang ini, bukan cewek, tapi entah bagaimana dia jadi pak camat) hahahha
5. MSA
hehehe
ini adalah sahabatm partner, sekaligus classmates yang luar biasa...
ya teman teman saya di MSA IPB.. yang meskipun kebersamaan kami masih dalam hitungan bulan..namun rasanya, kami terikat beberapa hal
Pak Yadi adalah pemimpin kami hehe..jabatanya tidak bisa tergantikan
BU DIKTI
My best partners, my best friend
banyak sekali hal yang kami perjuangkan bersama, meskipun kadaang ada ketidakcocokan, sering sekali kami saling menguatkan..
semoga persaudaraan dan persahabatan ini semakin dieratkan dengan tali ukhuwah. amin
dan satu lagi
kalau yang ini adalah bagian primer dalam hidup saya, ah entah bagaimana saya menuliskan hubungan dengan mereka.
mereka adalah -deret kebahagiaan yang tidak terhingga-
mereka adalah tempat saya kembali, dan tempat saya pulang.
-untuk sahabat yang tidak pernah kusebutkan, bukan berarti tidak ingin aku ungkapkan...
tapi kamu juga bagian dari deret kebahagiaan yang tiba tiba datang-
-Pulang, Rumah, Kamu, dia, mereka-
Goettingen, 6 November 2011
dan ini beberapa kelompok teman yang sya ikuti :
1. GBHN
jangan tanya kapan kita ketemu, hahaha...sudah sangat lama...tidak tau kapan persisnya hehe..kami memulai persahabatan, sampai kami semua menjadi semakin dekat. secara mental maupun psikologis, meskipun sekarang kita semua menempuh jalan hidup masing masing dan hidup berjauhan, tidak sering komunikasi. tapi dalam hati kami, kami semua adalah sahabat nomor satu,. ada satu keinginan yang belum terwujud...liburan bersama ke bali.
anggotanya sebenarnya 5 orang: saya, Bestari (tidak berkerudung) ayu candra (berkerudung) nella dan mbak galuh, tapi untuk kesempatan kali ini, nela telah berjasa memoto kami, dan mbak galuh..ehm sayang sekali kami jarang bertemu.
oh iya...beberapa dari kami terlibat kisah cinta yang rumit hahaha...termasuk saya..tapi waktu membuktikan, persahabatan adalah segalanya.
G,B,H,A,N ...G suka AB, AB suka H,AB suka H, G suka D lagi tapi yang ini masih mending dari pada A+S, dan akhirnya S+B hahahhaha mantap kaannn
foto session : lebaran 2011
4. apa ya saya sebut,,, ini ada;ah teman SMANSA 2005
ya mereka adalah teman sepermainan saya, hehe...setiap tahun selalu saja ada ritual kumpul dan acara...ah semoga tahun tahun mendatang saya msih bisa bersama
3. A2 149
hahahha mereka adalah teman sepermainan, teman hidup yang luar biasa,, Jadi begini, dulu saya masuk asrama..dan mereka inilah teman teman saya., yang setiap hari membuat saya tertawa. mereka senang sekali menyiksa saya #yeeaahh rite..karena merekalah saya mencintai asrama
armita rayendra, margareth bunga, fitri junita amalia, putritya tami, lutfi, yani, kamalita, ria agustina
where are you all?
3. Pondok Iwan
hahaha...kalau yang ini adalah teman yang kebersamaanya karena memiliki latar belakang yang sama. pembantu,. hehhe abisnya kalau ada acara apa apa kami selalu jadi panitia,,,,#siigghhh
nama pondok iwan sendiri diambil dari nama salah satu diantara kami, Iwan Kurniawan. yang entah dengan pertimbangan apa kemudian dipanggil Nawi. nama dia keramat bagi kami, karena kemunculannya hanya pada saat saat tertentu dan sakral saja.
sebenarnya..awalnya anggota pastinya adalah dua : Harry Purnama dan bayu kristianto. nah karena masing masing dari mereka ini kesepian, dan bahaya dua duaan di kamar. maka entah bagaimana mereka kemudian memanggil teman teman, yang naasnya mereka semua tdk tau diri. kalau mau menginap, bukan hanya seorang dua orang. tapi sembilan orang sekaligus. dan berisiknya bukan main. (sumpah berisik) sampai sampai mereka mendeklarasikan : "Wahai ibu kos, pilih ibu yang pergi, atau ibu yang pergi" dan perang dimulai. jangan ditanya siapa yang menang,,, #siighhhh
nah...lalu kenapa ada saya?
heheh...
simple saja
saya pacar salah satu anggota dari mereka
dan cila juga pacar salah satu anggota dari mereka
dan rina yoanita juga pacar salah satu dari anggota mereka
tiara sakina dan ayu indah juga selir salah satu dari anggota mereka
Purbasari...hahaha dia pawang mereka
Rizki amelia...hihihi kalau yang ini, kadang jadi bulan bulanan., dia adalah tempat kami bergantung kalau kami....kelaparaannn.. (miss you me, and miss ibu also)
lalu sebenarnya siapa mereka? hahahha
jumlahnya memang tidak terdefinisi secara pasti, ada adat istiadat yang berlaku diantara mereka,
kalau ada teman yang datang. ehm sekali belum jadi anggota, tapi kalau lebih dari sepuluh kali berarti itu masuk dalam anggota. entah pake pelet apa merekaa..selalu saja ada yang datang.
meskipun dulu kami sering ragu, bagaimana masa depan kami..tapi ternyata satu persatu dari kami menemukan jalan masing masing, kebersamaan kami yang sangat indah kini mulai terganti dengan rasa rindu yang sering membuncah..
nah guest star kami : gusri ayu farsa, dan yusda mardhiyah. entah bagaimana gusri sering sekali diculik dalam setiap acara kami ahahhahahha...dan dijadikan objek penderita...
4.Bu lurah
eh ahhahaha...kalau ingat yang ini, kadang saya juga sangat terharu,,,
kebersamaan kami semua (yang kebetulan semua cewek) berawal dari ehmm apa ya saya juga lupa berawal dari mana..fesbuk, obrolan ga jelas, komen ga jelas, dan mereka sering sekali melakukan penipuan didunia maya :))
pokoknya tiba tiba kami sering bersama menghabiskan akhir pekan dengan berbagai kegiatan, mulai dari lari pagi, badminton di lapangan, makan, karokean, rujakan, atau hanya sekedar bergosip di slaah satu rumah dari bu lurah ini. sebutan bu lurah sendiri, juga entah siapa yang memulainya...mereka menyebut diri sendiri dengan bu lurah..
tapi bersama mereka saya jadi tau, jadi jomblo itu sedih #sigghhh
hehhee...obrolan kami tidak pernah berhenti pada satu hal
dan saya selalu jadi objek penderita entah kenapa...
personilnya kurang lengkap si, maklum jarak memang kejam heheh
Retno suandari, Aqsa Farah, Roch Ika, Dina wening, Yusda mardhiyah, wiwi heryawanti, rizki amalia, rika kemalasari, virgitha isanda, ratna puspitasari, nurul istiamuji dan sekali lagi anggota yang sering di undang tapi kadang tidak datang adalah Gusri ayu Farsa, dan Rhesa ardiansah(kalau yang ini, bukan cewek, tapi entah bagaimana dia jadi pak camat) hahahha
5. MSA
hehehe
ini adalah sahabatm partner, sekaligus classmates yang luar biasa...
ya teman teman saya di MSA IPB.. yang meskipun kebersamaan kami masih dalam hitungan bulan..namun rasanya, kami terikat beberapa hal
Pak Yadi adalah pemimpin kami hehe..jabatanya tidak bisa tergantikan
BU DIKTI
My best partners, my best friend
banyak sekali hal yang kami perjuangkan bersama, meskipun kadaang ada ketidakcocokan, sering sekali kami saling menguatkan..
semoga persaudaraan dan persahabatan ini semakin dieratkan dengan tali ukhuwah. amin
dan satu lagi
kalau yang ini adalah bagian primer dalam hidup saya, ah entah bagaimana saya menuliskan hubungan dengan mereka.
mereka adalah -deret kebahagiaan yang tidak terhingga-
mereka adalah tempat saya kembali, dan tempat saya pulang.
-untuk sahabat yang tidak pernah kusebutkan, bukan berarti tidak ingin aku ungkapkan...
tapi kamu juga bagian dari deret kebahagiaan yang tiba tiba datang-
-Pulang, Rumah, Kamu, dia, mereka-
Source: kindergarten-lessons.com via Teresa on Pinterest
Goettingen, 6 November 2011
Langganan:
Postingan (Atom)




































